
Di konferensi European Society of Human Genetics 2026, studi yang menggunakan pemetaan genom optik (OGM) meningkat 67% dibanding tahun sebelumnya, menandakan penggunaan global yang meluas di 17 negara dan beberapa benua. OGM banyak digunakan dalam penelitian gangguan genetik langka, kanker, kesehatan reproduksi, dan genomik kardiovaskular, sering dikombinasikan dengan metode analisis genetik lain. Pertumbuhan ini menunjukkan nilai teknologi dalam mendeteksi perubahan genom kompleks yang mungkin terlewat metode tradisional, menandai pentingnya dalam riset klinis dan diagnostik. Bionano Genomics melihat tren ini sebagai kemajuan dalam sitogenomik dan patologi digital.