
Bionano Genomics menerbitkan studi yang menunjukkan pemindaian genom optik (OGM) mendeteksi kelainan genom pada 97,8% kasus leukemia limfoblastik akut sel T (T-ALL), hampir dua kali lipat tingkat deteksi metode sitogenetik tradisional sebesar 55%. Studi dengan 91 kasus ini juga mengungkap OGM memberikan wawasan genom tambahan pada 70% kasus dan mendeteksi fusi gen yang sudah dikenal serta baru, memberikan pemahaman lebih lengkap tentang kanker darah agresif ini. Alur kerja tunggal OGM dapat mempermudah diagnosis dan penelitian dengan menangkap perubahan genetik kompleks yang sering terlewat metode konvensional, berpotensi meningkatkan klasifikasi dan pengembangan pengobatan T-ALL.