
Bionano Genomics mengumumkan studi yang dipublikasikan di American Journal of Hematology yang menunjukkan pemetaan genom optik (OGM) secara signifikan lebih unggul dibanding metode tradisional seperti karyotyping, FISH, dan sekuensing generasi berikutnya dalam mendeteksi kelainan kromosom pada multiple myeloma. Studi dengan 211 sampel ini memperlihatkan OGM memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi, menemukan kelainan patogen tambahan yang terlewat oleh metode lain, dan mampu menyelesaikan kasus yang gagal dianalisis metode tradisional. Kemajuan ini dapat meningkatkan profil genomik pada multiple myeloma sesuai rekomendasi asosiasi medis utama dan mendorong adopsi teknologi OGM lebih luas.