
Beyond Meat yang melantai di bursa pada 2019 dengan harga $25 per saham, kini harga sahamnya jatuh lebih dari 99% menjadi hanya $0,63 setelah melaporkan hasil kuartal empat yang mengecewakan. Pendapatan turun dari $76 juta menjadi $62 juta secara tahunan, sementara kerugian operasional membesar dari $36 juta menjadi $133 juta. Perusahaan juga mengungkap kelemahan material dalam pengendalian keuangannya, sehingga pelaporan keuangannya tertunda. Meski memiliki kas sebesar $203 juta, Beyond Meat menghadapi tantangan karena minat konsumen terhadap produk daging nabati menurun akibat harga tinggi, rasa hambar, dan persaingan dari alternatif lebih murah seperti tahu. Kerjasamanya dengan McDonald's berakhir pada 2024, menandakan masa depan suram bagi daging nabati dan kelangsungan Beyond Meat.