
Beyond Meat melaporkan penurunan pendapatan 19,7% di Q4 2025 dan 15,6% sepanjang tahun karena volume produk menurun akibat permintaan lemah. Meski rugi operasional, perusahaan mencatat laba bersih $409,9 juta di Q4 dan $219,9 juta sepanjang tahun, terutama dari keuntungan non-tunai $548,7 juta akibat restrukturisasi utang. Tahun 2026, Beyond Meat fokus stabilisasi pendapatan, perluasan margin, dan reposisi merek sebagai Beyond The Plant Protein Company™, sambil memperbaiki pengelolaan biaya dan likuiditas. Perusahaan juga mengungkap kelemahan kontrol internal yang mempengaruhi laporan keuangan sebelumnya dan menunda pengajuan laporan tahunan 2025.