
Snowflake, platform data cloud, mengalami penurunan saham tajam di tengah penurunan luas saham perangkat lunak yang disebut “SaaSpocalypse.” Meski turun, pertumbuhan pendapatan Snowflake tetap kuat sekitar 30% secara tahunan, dan perusahaan terus menambah pelanggan baru dengan cepat. Model uniknya yang memisahkan komputasi dan penyimpanan serta beroperasi di berbagai penyedia cloud besar membuatnya siap tumbuh di masa depan. Analis melihat potensi kenaikan besar dengan target harga yang menunjukkan kemungkinan keuntungan tahunan 30%, menjadikan Snowflake pilihan menarik di harga diskon saat ini.