
Barrick Mining Corporation mengumumkan penundaan pengembangan proyek tambang Reko Diq akibat meningkatnya risiko keamanan di Pakistan dan sekitarnya. Perusahaan akan melanjutkan tinjauan menyeluruh hingga pertengahan 2027 untuk menilai situasi keamanan, pembiayaan, cakupan, dan jadwal proyek. Meskipun pengembangan diperlambat dengan pengeluaran modal yang dikurangi, Barrick tetap berkomitmen pada proyek dan program komunitas lokal. Total biaya modal dan jadwal proyek diperkirakan akan meningkat signifikan dari perkiraan sebelumnya, dengan produksi pertama awalnya ditargetkan akhir 2028.