
Baidu bertransformasi dari mesin pencari tradisional menjadi platform berbasis AI, dengan AI menyumbang 52% dari pendapatan Bisnis Umum. Pendapatan utama naik signifikan: Infrastruktur Cloud AI naik 79% YoY, GPU Cloud 184%, dan layanan otonom Apollo Go tumbuh 120%. Meski mengalami arus kas negatif dan tekanan margin akibat investasi AI besar-besaran, Baidu tetap memiliki neraca keuangan kuat serta mengumumkan dividen pertama dan buyback saham senilai $5 miliar. Perusahaan dinilai undervalued dibandingkan pesaing dengan potensi kenaikan nilai jika inisiatif AI berhasil berkembang.