
Caterpillar, yang dikenal dengan alat berat, mengalami pertumbuhan pesat di divisi energi karena kebutuhan daya pusat data AI yang meningkat, sehingga sahamnya naik 177% dalam setahun menjadi lebih dari $800. Analisis teknikal menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut, mungkin melewati $1.000 per saham pada 2026. Namun, analis Wall Street tetap berhati-hati, memprediksi koreksi moderat ke sekitar $770 dalam 12 bulan ke depan, dengan target harga tertinggi di bawah $960. Saham ini diberi peringkat 'Moderate Buy' di tengah sinyal teknikal yang beragam dan risiko koreksi jangka pendek.