
Saham Exxon Mobil turun 4,52% karena perubahan sentimen investor terkait harapan gencatan senjata dalam konflik Iran. Saham ini sebelumnya didukung premi geopolitik akibat kekhawatiran eskalasi di Timur Tengah dan gangguan pasokan minyak. Pejabat Iran membantah klaim gencatan senjata meski Presiden AS Trump menyatakan akan mengakhiri operasi militer dalam waktu dekat. Secara teknis, saham Exxon masih kuat tapi berisiko koreksi jangka pendek karena kondisi overbought. Exxon akan melaporkan laba pada 14 April dengan prospek analis yang umumnya positif.