
Return on Invested Capital (ROIC) BlackBerry sebesar 4,82% jauh di bawah Weighted Average Cost of Capital (WACC) sebesar 9,89%. Rasio ROIC terhadap WACC 0,49 menunjukkan perusahaan tidak menghasilkan keuntungan yang cukup untuk menutupi biaya modalnya, mencerminkan penggunaan modal yang tidak efisien. Sebaliknya, perusahaan sejenis seperti AMC Entertainment menunjukkan efisiensi modal yang kuat dengan rasio 3,81, menyoroti tantangan BlackBerry dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham. Analisis ini menunjukkan investor perlu berhati-hati terhadap profitabilitas dan pengelolaan modal BlackBerry saat ini.