
Analis Jefferies Andy Barish menaikkan peringkat saham Starbucks dari Sell ke Hold dan menaikkan target harga 12 bulan dari $86 menjadi $92, dengan alasan kesepakatan waralaba baru di China yang mengurangi risiko internasional dan stabilnya operasi di AS. Meski demikian, saham ini masih dianggap agak overvalued dengan pertumbuhan global yang diperkirakan moderat sekitar 1,5-1,8% pada 2026-2027. Konsensus Wall Street secara umum tetap positif moderat, dengan target harga rata-rata 12 bulan sekitar $100, mencerminkan potensi kenaikan 4%. Pendapat analis bervariasi, namun revisi terbaru sebagian besar sejalan dengan pandangan hati-hati terhadap kemajuan turnaround Starbucks.