
Jim Cramer menjelaskan bahwa reli pasar saham baru-baru ini mendekati rekor tertinggi terutama karena suku bunga rendah, bukan ketegangan geopolitik seperti konflik Iran. Meskipun harga minyak naik akibat gangguan pasokan, S&P 500 bangkit kembali karena hasil obligasi pemerintah stabil, sehingga investor bisa membayar valuasi saham lebih tinggi. Cramer mencatat tekanan inflasi dari biaya energi mungkin bersifat sementara dan Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga rendah atau bahkan menurunkannya. Intinya, suku bunga, bukan peristiwa geopolitik, yang paling memengaruhi harga dan valuasi saham.