
Perkembangan teknologi AI memicu tantangan pasokan listrik, sehingga investor tertarik pada perusahaan energi yang mengatasi masalah ini. Saham Fluence Energy melonjak hampir 100% setelah mengamankan perjanjian pasokan besar dan backlog senilai $5,6 miliar. Perusahaan energi lain terkait AI yang diperdagangkan di bawah $20 meliputi STEM, AXIA Energia, Uranium Energy, dan Babcock & Wilcox, masing-masing dengan keunggulan dan risiko tersendiri. Investor disarankan menilai dengan cermat neraca keuangan, prospek pertumbuhan, dan risiko pasar sebelum berinvestasi di perusahaan yang mendukung infrastruktur AI ini.