
Harga minyak melonjak lebih dari 50% dalam sebulan terakhir karena ketegangan dan ketidakpastian pembukaan kembali Selat Hormuz. Meski begitu, saham besar seperti Exxon Mobil, Occidental Petroleum, dan Marathon Petroleum hanya naik moderat karena pasar mengharapkan penyelesaian cepat dan harga kembali normal. Namun, Selat masih tertutup dengan serangan sporadis dan Iran menolak gencatan senjata, yang bisa memperpanjang harga tinggi. Exxon mendapat keuntungan dari operasi di luar Teluk, Occidental fokus pada minyak dengan arus kas kuat, dan Marathon diuntungkan dari margin pengilangan dan program buyback agresif, sehingga saham-saham ini berpotensi naik lebih lanjut jika ketegangan berlanjut.