Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Blog

Jangan Bertengkar! Simak Kiat Menghadapi Pasangan Yang Boros
shareIcon

Jangan Bertengkar! Simak Kiat Menghadapi Pasangan Yang Boros

14 Feb 2021, 5:00 AM·READING_TIME
shareIcon
Kategori
Jangan Bertengkar! Simak Kiat Menghadapi Pasangan Yang Boros

Menghadapi pasangan yang boros adalah hal yang tidak mudah. Apalagi, jika pasanganmu memiliki perbedaan pandangan tentang uang, atau bahkan tidak mau ambil bagian dalam diskusi untuk memulainya. Sayangnya, kebanyakan tips hubungan di luar sana jarang membahas mengenai hal tersebut.

Padahal, jika salah satu pasangan tidak ingin berpartisipasi dalam perencanaan keuangan, kondisi tersebut akan membuat kedua pasangan frustrasi. Hal ini dapat merugikan kedua belah pihak dalam jangka panjang. Bisa-bisa, hubungan asmara pun harus kandas di tengah jalan.

Namun, jika kamu memang tidak ingin masalah keuangan merusak pernikahan, bagaimana cara memperbaiki situasi tersebut? Mari jelajahi beberapa masalah dan solusi yang paling umum.

Baca juga: 3 Tips Investasi untuk Pasangan Baru Menikah, Sudah Coba Belum?

Akar Masalah dari Pasangan Yang Boros

Untuk mengurai permasalahan keuangan dengan pasangan, ada baiknya kamu mengetahui akar dari apa yang menyebabkan ketegangan uang.

Misalnya, pasanganmu mungkin menolak menggabungkan keuangan jika mereka memiliki ketakutan mendasar atau masalah keuangan yang lebih serius yang tidak kamu sadari. Pandangan yang berbeda tentang cara membelanjakan uang, mengatur anggaran, menggunakan kredit, dan menangani tujuan keuangan lainnya juga telah menyebabkan masalah dalam banyak pernikahan.

Mendekati masalah anggaran keuangan dengan pasangan dengan cara yang tidak menuduh dan menjaga segala sesuatunya tetap sederhana dapat membantumu membuat kemajuan sebagai sebuah tim. Luangkan waktu untuk duduk bersama pasangan dan coba cari tahu “mengapa” di balik keengganan mereka.

Setelah kamu memahami dari mana mereka berasal, kamu dapat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, jika situasinya terlalu tegang, pertimbangkan untuk duduk bersama pihak ketiga yang dapat menengahi dan membantu kamu dan pasangan tetap tenang dan fokus.

Masalah 1: Pasangan Tidak Ingin Menganggaran atau Membuat Anggaran Keuangan

Jika pasanganmu memahami perlunya membuat rencana tetapi tidak mau, atau mereka tidak suka mengikuti anggaran keuangan karena terlalu banyak pekerjaan, mungkin sulit untuk mengajaknya bekerja sama. Namun, demi keharmonisan rumah tangga dan kesehatan finansial, penting untuk menemukan solusi yang akan berhasil untuk kalian berdua.

Solusi: Buat Rencana Dasar untuk Ditinjau

Permudah pasangan untuk berpartisipasi dalam diskusi. Munculkan anggaran dasar yang mencakup tagihan seperti bahan makanan, utilitas, dan bahan bakar. Kemudian, bicarakan tentang bagaimana kamu akan memilih untuk membelanjakan pendapatan diskresioner untuk pengeluaran, seperti makan di luar dan berbelanja, dan berapa seharusnya uang belanja pribadi, dan pengeluaran tipikal lainnya.

Untuk membuatnya sangat sederhana. Kamu bahkan dapat mempertimbangkan untuk beralih ke anggaran tunai. Kamu dapat memecah uang menjadi jumlah mingguan agar lebih mudah membiasakan diri. Dengan begitu, saat uang habis, kamu dan pasangan harus berhenti berbelanja. Dalam skenario ini, kamu tidak perlu khawatir mengganggu pasangan  untuk tetap pada anggaran.

Pendekatan ini dapat menghilangkan sebagian tekanan dan menghilangkan pertengkaran tentang setiap pengeluaran. Di akhir setiap bulan, periksa anggaran dan pembelanjaan sebenarnya untuk melihat kinerja kalian berdua.

Baca juga: Seberapa Penting Membicarakan Masalah Keuangan dengan Pasangan?

Masalah 2: Merasa Didikte

Meskipun kamu mungkin berpikir memiliki pasangan yang enggan dan tidak ingin membuat anggaran keuangan, sebenarnya kamu sedang berurusan dengan seseorang yang tidak merasa terlibat dalam proses tersebut.

Tanyakanlah kepada pasanganmu apakah mereka ingin berperan lebih aktif dalam penganggaran dan perencanaan. Jika mereka mengatakan ya, kamu dapat memperoleh manfaat dengan berbagi beberapa tanggung jawab keuangan dengan mereka.

Seringkali, salah satu pasangan merasa seperti pasangan lawannya mengendalikan semua keputusan pengeluaran. Hal ini membuat mereka merasa seperti anak-anak daripada orang dewasa dalam situasi tersebut. Namun, kondisi ini mungkin benar adanya, terutama jika salah satu pasangan memberi tunjangan kepada pasangannya.

Solusi: Mulai Ulang

Perbaiki masalah ini dengan menyertakan pasangan. Jika pasanganmu tidak merasa terlibat dalam proses membuat anggaran keuangan, mungkin inilah saatnya untuk memulai proses dari awal dan melakukannya bersama sebagai satu tim.

Berhati-hatilah untuk menghindari sikap suka memerintah, merendahkan, atau membuat pasangan merasa bahwa mereka kurang menyatu dengan proses daripada kamu sendiri. Kumpulkan tagihan yang sebenarnya dan daftar pengeluaran dan pendapatan kalian bersama-sama.

Pelajari pengeluaran bulanan, anggaran, dan tujuan keuangan. Saat melihat anggaran, tanyakan pasanganmu tentang bagaimana kamu harus membelanjakan sisa pendapatan bulanan.

Begitu mereka melihat angkanya dalam warna hitam dan putih, mereka mungkin lebih bersedia untuk tetap pada anggaran atau membatasi pengeluaran mereka. Plus, setelah mereka terlibat dalam proses tersebut, mereka akan lebih mungkin untuk berpartisipasi dalam pembahasan anggaran dan uang di masa depan. Sebab, kini mereka memiliki pendapat dalam rencana awal.

Baca juga: Penat di Kantor? Coba 7 Tips Ini yang Bisa Dongkrak Motivasi Kerjamu!

Tips Untuk Berdiskusi Soal Anggaran Keuangan Dengan Pasangan

  • Tetapkan tanggal dan waktu tertentu untuk diskusi
  • Gunakan bahasa inklusif
  • Hindari sikap saling menyalahkan
  • Fokus pada tujuan bersama
  • Dengarkan baik-baik pasanganmu
  • Tetap tenang. Bahkan, undang pihak ketiga sebagai mediator jika perlu

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Ditulis oleh
channel logo

Linda Noviana

Right baner

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Artikel Terkait

no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1