Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bagikan
resource

Waktu baca: 3 menit

View

0

Menabung atau Investasi, Mana yang Harus Diutamakan?

Di serial #CerdasCuan ini topik yang akan kamu pelajari adalah:

  • Apa sih bedanya menabung dan investasi? 
  • Jenis-jenis tabungan
  • Berapa jumlah dana ideal yang harus ditabung dan diinvestasikan?
  • Bagaimana cara disiplin dalam hal keuangan? 
MenabungInvestasi
TujuanKeamanan finansialMembangun kekayaan dan meningkatkan standar kehidupan
Jangka WaktuPendek (1-5 tahun)Panjang (>5 tahun)
RisikoTidak ada (Rendah)Rendah hingga tinggi
ContohMenabung untuk liburan atau membeli HP baru.

Dana tabungan harus tersedia jika sewaktu-waktu diperlukan mendadak.

Menabung untuk pendidikan anak atau dana pensiun
Aset InvestasiDeposito Bank, Dana Pasar Uamg, EmasEmas, Dana Pendapatan Tetap, Ekuitas

Jenis-jenis Tabungan

Apakah #SobatCuan sudah rutin dan disiplin dalam menabung? Lalu, berapa banyakkah dari pemasukan yang ditabung? Pengaturan alokasi dana dari pemasukan itu juga penting loh! Standar proporsi untuk alokasi dana dari pemasukan adalah:

→ Pengeluaran harian (60%)

→ Tabungan dan investasi (40%)

*per 2019, rata-rata dana yang ditabung di Indonesia adalah sebesar 34% 

Lalu, tabungan dan investasi sendiri dapat dibagi menjadi:

Menabung atau Investasi: Dana Darurat

  • Jumlah yang harus dianjurkan untuk tabungan dana darurat adalah sejumlah total pengeluaran harian kamu selama 6 bulan. 
  • Dana tabungan ini bertujuan untuk menanggung biaya darurat. Contohnya adalah seperti biaya medis, atau ada kecelakaan, dan kebutuhan dadakan lainnya.
  • Untuk dana darurat ini, sebaiknya disimpan di aset yang memiliki risiko rendah dan mudah untuk diambil ketika kamu membutuhkannya. Contohnya adalah deposito berjangka atau emas (misalnya di Pluang kamu dapat kapan saja membeli dan menjual emasmu)

Setelah menyiapkan dana darurat, tabungan berikutnya bisa dikategorikan menjadi:

  1. Tabungan (investasi jangka pendek)
  2. Tabungan untuk investasi (simpanan jangka panjang)

Contoh:

Pemasukan Bulanan10,000,000
Pengeluaran Harian
Akomodasi2,000,000
Transportasi900,000
Makanan2,100,000
Hiburan500,000
Tagihan500,000
Total Pengeluaran6,000,000
Total Simpanan4,000,000
Dana Darurat1,000,000
Tabungan2,000,000
Investasi1,000,000

Baca juga: Langkah-langkah Memulai Investasi

Menabung atau Investasi: Disiplin Dalam Hal Keuangan 

Kunci dari kebebasan finansial adalah disiplin. Pada saat gajian, nikmatilah hasilnya untuk dirimu dulu. Artinya kamu mengalokasikan 40% dari pemasukanmu untuk tabungan dan investasi. Lalu sisanya adalah untuk pengeluaran sehari-harimu, yaitu sebesar 60%. Acuan ini akan membantumu untuk mencapai target bulananmu.

Berapa jumlah dana yang harus ditabung dan diinvestasikan ini akan bergantung pada:

  • Tujuanmu
    • Apakah tujuanmu untuk menabung dan investasi?
    • Kapan kamu akan memerlukannya?
    • Berapa jumlah yang akan kamu perlukan?
  • Situasi Tabunganmu Sekarang 
    • Apakah kamu sudah banyak menabung?
    • Apakah kamu memiliki utang yang harus dilunasi?
  • Risiko
    • Ketika sebuah investasi memiliki potensi untuk memberikan imbal hasil yang tinggi, investasi tersebut juga memiliki risiko yang tinggi. Seberapa banyak kerugian yang siap kamu tanggung? Kamu bisa mengambil tes profil risiko di sini untuk mengetahui toleransi risiko kamu dan mengatur strategi yang mana sesuai untukmu. 

Sekarang, apakah kamu sudah mengerti yang mana harus diutamakan, menabung atau investasi? Semuanya memiliki proporsi dan alokasi masing-masing ya. Dan ingat, kunci dari dari keberhasilan menabung atau invesasi itu juga adalah disiplin.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Simak juga:

Tetap Cuan dengan Menabung Emas Online Kekinian, Bagaimana Caranya? 

Menabung Asyik dengan 5 Cara Fun Ini, Coba, yuk!

Strategi Memilih Investasi Yang Baik? Kaum Milenial Wajib Tau!

  

Bagikan