Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Snapshot: MU Siap 'Cetak Gol' Pendapatan, Tesla Diramal Kebanjiran Pesanan
shareIcon

Pluang Snapshot: MU Siap 'Cetak Gol' Pendapatan, Tesla Diramal Kebanjiran Pesanan

28 Jun 2023, 3:38 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Snapshot

Selamat siang, Sobat Cuan! MU kerek target pendapatan hingga pengiriman mobil Tesla diramal meningkat, semua terangkum di Pluang Snapshot!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

1. MU Kerek Target Pendapatan, Nilai Sahamnya Melambung 7%

Salah satu klub bola bergengsi sejagat Manchester United FC kemarin mengerek target pendapatan tahunannya dari kisaran 590-610 juta Poundsterling Inggris menjadi 630-640 juta Poundsterling Inggris untuk tahun fiskal yang berakhir Juni 2023. 

Dalam perilisan laporan keuangan kuartalannya kemarin, perusahaan optimistis bisa mencapai target tersebut mengingat kondisi industri sepak bola Eropa mulai pulih pasca dihantam pandemi COVID-19. Di samping itu, klub tersebut juga berharap bisa memonetisasi kembalinya MU ke kancah kompetisi sepak bola ngetop Liga Champions UEFA di musim 2023/2024.

Terakhir, perusahaan yakin bisa mencetak prestasi keuangan gemilang di tahun fiskal 2023 setelah berkaca pada raihan pendapatan di kuartal lalu.

Asal tahu saja, sepanjang triwulan yang berakhir 31 Maret 2023, MU berhasil mencetak pendapatan tiket sebesar 49,9 juta Poundsterling Inggris atau melesat 39,8% dari periode yang sama tahun lalu. Selain itu, di periode yang sama, klub bola itu juga sukses membukukan pendapatan komersial 69,4 juta Poundsterling Inggris atau naik 5,8% secara tahunan.

Pelaku pasar pun mengapresiasi optimisme MU tersebut. Hal itu terbukti dari nilai sahamnya yang naik 7,47% pada penutupan perdagangan kemarin.

Transaksi Saham Manchester United di Sini!

2. Thomson Reuters Caplok ‘Startup’ dengan Uang Tunai US$650 Juta

Perusahaan penyedia data, informasi, dan kantor berita Thomson Reuters kemarin mengumumkan bakal mencaplok perusahaan rintisan sektor hukum berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) Casetext senilai US$650 juta. Akuisisi yang dilakukan secara tunai itu diharapkan bakal rampung pada semester II tahun ini.

Dalam siaran persnya, CEO Thomson Reuters Steve Hasker mengatakan, akuisisi ini adalah salah satu upaya perusahaan dalam menyediakan solusi berbasis teknologi AI kepada konsumennya. Terlebih, Casetext adalah salah satu perusahaan yang memiliki akses awal terhadap model bahasa AI GPT-4 milik OpenAI.

Sekadar informasi, bermodalkan model bahasa tersebut, Casetext berhasil mengembangkan sebuah produk bernama CoCounsel di tahun ini. Produk tersebut mampu meninjau dokumen hukum, melakukan riset hukum, dan analisis kontrak hanya berdasarkan instruksi-instruksi dari penggunanya.

Transaksi Saham Thomson Reuters di Sini!

3. Pengiriman Mobil Tesla di Kuartal II 2023 Diramal ‘Melaju’

Sejumlah analis meyakini produsen mobil listrik Tesla Inc. akan mencatat kenaikan jumlah pengiriman mobil (delivery) secara triwulanan di kuartal II 2023 menyusul kian larisnya mobil Tesla di China dan kebijakan "banting harga" yang dilakukan perusahaan.

Analis investment bank Piper Sandler Alexander Potter menaksir bahwa Tesla bakal sukses mengirimkan 469.000 mobil listrik sepanjang kuartal II 2022 alias 10,9% lebih banyak dari 422.900 di triwulan sebelumnya.

Sementara itu, firma investasi Baird memprediksi pengiriman mobil Tesla di triwulan II sebesar 423.100 atau naik tipis 0,04% dari kuartal I 2023.

Transaksi Saham Tesla di Sini!

4. ARK Investment Disebut ‘Paling Unggul’ dalam Izin Produk ETF Bitcoin Spot

Media blockchain Cointelegraph melaporkan bahwa firma investasi milik investor veteran Cathie Wood, ARK Investment, menjadi "yang terdepan" dalam perlombaan untuk mendapatkan izin perilisan produk Exchange Traded Fund (ETF) berbasis Bitcoin (BTC) spot dari otoritas pasar modal AS (SEC).

Jika SEC benar-benar menyetujui izin tersebut, maka ARK Investment akan menjadi perusahaan pertama yang bisa merilis instrumen derivatif berbasis BTC spot di AS.

Kabar tersebut terbilang mengejutkan lantaran ARK Investment bukanlah perusahaan pertama yang mengajukan izin tersebut dalam kurun sebulan terakhir. Sebelum ARK Investment, BlackRock juga diketahui sempat mengajukan izin atas perilisan produk serupa kepada SEC.

Transaksi BTC di Sini

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dasri Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang snapshot
Pluang Snapshot: Amazon Rilis Kartu Kredit, Saham Nikola 'Terjepit'
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1