Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNew

arrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

NEWS_TITLE

Pluang Snapshot: Spotify Kerek Biaya Langganan, Coinbase-SEC Siap Beradu di Pengadilan

Pluang Snapshot: Spotify Kerek Biaya Langganan, Coinbase-SEC Siap Beradu di Pengadilan

25 Jul 2023, 3:32 AM·READING_TIME
Kategori
Pluang Snapshot

Selamat siang, Sobat Cuan! Spotify bakal naikkan biaya langganan hingga Coinbase dan SEC bakal adu argumen di pengadilan, semua terangkum di Pluang Snapshot berikut!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

1. Spotify Siap Naikkan Biaya Berlangganan Paket Premium

Platform streaming musik Spotify Technology SA kemarin mengumumkan rencana untuk menaikkan harga langganan paket Premium individu di beberapa pasar dari US$9,99 per bulan menjadi US$10,99 per bulan. Perusahaan mengaku memberlakukan kebijakan ini agar tetap bisa "berinovasi di kondisi pasar yang terus berubah".

Di samping paket Premium individu, Spotify juga akan menaikkan harga paket Premium Duo dari US$12,99 menjadi US$14,99 per bulan dan Premium Family Plan dari US$15,99 menjadi US$16,99 per bulan.

Spotify mengatakan akan menginformasikan kebijakan ini melalui email ke penggunanya. Selain itu, perusahaan akan memberikan masa tenggang selama satu bulan bagi penggunanya sebelum kenaikan tarif berlangganan itu direalisasikan.

Transaksi Saham Spotify di Sini!

2. Coinbase dan SEC Siap Adu Argumen di Pengadilan

Platform exchange kripto Coinbase kemarin mengatakan bahwa pengadilan federal New York telah menetapkan tanggal bagi perusahaan dan otoritas pasar modal AS (The Securities and Exchange Commission/SEC) untuk menyampaikan argumen pertama kalinya terkait gugatan hukum yang dilayangkan SEC kepada Coinbase. Hanya saja, perusahaan tidak membeberkan tanggal tersebut dengan lebih detail.

Sekadar informasi, pada Juni lalu, SEC resmi menggugat hukum Coinbase lantaran dianggap beroperasi secara ilegal di AS.

Dalam gugatan yang diajukannya ke pengadilan federal Manhattan, AS, SEC menuduh Coinbase tidak mendaftarkan operasi dan aktivitasnya ke otoritas tersebut. Padahal, menurut SEC, Coinbase selama ini telah berperan sebagai broker, sarana exchange, dan lembaga kliring bagi perdagangan instrumen investasi yang semestinya diawasi oleh SEC.

Tak ketinggalan, SEC juga menganggap bahwa program staking Coinbase telah melanggar UU pasar modal AS.

Transaksi Saham Coinbase di Sini!

3. Analis Yakin Pendapatan Meta 'Kinclong' di Triwulan Lalu

Sejumlah analis meramal bahwa konglomerasi media sosial Meta Platforms Inc. akan membukukan kinerja keuangan kuartal II 2023 yang positif dalam perhelatan earnings call-nya besok. Pasalnya, mereka menilai bahwa Meta akan ketiban berkah dari membaiknya pendapatan periklanan, peluncuran media sosial Threads, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di bisnis periklanannya.

Salah satu analis yang optimistis dengan kinerja keuangan Meta adalah analis JMP Andrew Boone. Dalam laporannya pekan lalu, ia percaya bahwa tingkat interaksi pengguna dengan iklan yang dipasang di platform tersebut kian membaik berkat kehadiran teknologi kecerdasan buatan.

Selain itu, terdapat pula analis Jefferies Brent Thill yang mengatakan bahwa pendapatan perusahaan di kuartal lalu diharapkan bisa mengalahkan ekspektasi analis.

Transaksi Saham Meta di Sini!

4. Lagi, Sebuah Platform Kripto Jadi Sasaran Peretasan

Platform pembayaran kripto Alphapo diketahui mengalami peretasan jaringan yang menyebabkan aset kripto setidaknya senilai US$31 juta raib mendadak dari hot wallet-nya.

Peretasan itu pertama kali diketahui oleh pakar on-chain populer di internet, ZachXBT. Ia menemukan terdapat aliran dana mencurigakan yang berasal dari jaringan Ethereum ke beberapa jaringan blockchain lainnya.

ZachXBT menjelaskan, sang peretas pada awalnya diketahui menggondol aset kripto dari jaringan Ethereum dan mengonversinya menjadi ETH. Setelah itu, sang peretas mengirimkan keping-keping ETH tersebut ke jaringan Avalanche dan Bitcoin.

Transaksi ETH di Sini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1