Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 4 menit

View

0

Pluang Snapshot: Pasar Saham dan Penjualan Smartphone Tampak Mendung di 2023

Selamat sore, Sobat Cuan! Goldman Sachs & Morgan Stanley mengatakan bahwa pemulihan pasar saham tak semudah itu di 2023 hingga harga emas kembali menguat di atas US$1.800, semua terangkum di Pluang Snapshot berikut!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

1. Goldman Sachs & Morgan Stanley: Pemulihan Pasar Saham Tak Semudah Itu di 2023

Tahun 2022 bukanlah tahun yang mudah bagi para investor setelah krisi finansial global yang terjadi di 2008. Menurut strategis Morgan Stanley dan Goldman Sachs, investor pasar saham harus mempersiapkan diri mereka di 2023. Hal ini dikarenakan potensi saham untuk melanjutkan penurunan untuk paruh pertama 2023 dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang melambat dan belum meredanya inflasi. Selain itu, sikap hawkish yang tetap dipegang kokoh bank sentral AS juga akan memperlambat laju ekonomi AS. 

Paruh kedua di 2023 menjadi titik terang bagi pasar saham dimana The Fed diharapkan akan menghentikan kenaikan suku bunga AS. Berdasarkan rata-rata konsensus Bloomberg, S&P500 memiliki potensi untuk naik sampai level 4.078 atau 7% lebih tinggi dari level saat ini. Salah satu strategis melihat bahwa S&P500 memiliki kesempatan untuk mengalami kenaikan 24% dari level saat ini. Namun, pandangan terburuk adalah penurunan S&P500 sampai 11% dari level saat ini di 2023.

2. Belum Terlihat Titik Terang Penjualan Smartphone Hingga Akhir 2023

Menurut suplier baterai TDK Corp, pasar penjualan smartphone secara dunia tidak akan ada pemulihan sampai libur akhir tahun 2023. Hal ini dikarenakan inflasi yang tinggi dan juga isu geopolitik yang belum mereda. Meskipun kita tahu bahwa Apple memiliki pasar yang kuat, mereka pun tetap beranggapan bahwa perlambatan akan terjadi. Hal ini dikarenakan kunci penjualan mereka berada di China. Sejatinya, penyebab utama perlambatan ini datang dari kenaikan suku bunga bank sentral, lockdown pada Cina terkait COVID-19 dan invasi Rusia terhadap Ukraina. 

Selain pandangan dari TDK Corp, Apple sendiri telah memutuskan untuk memangkas rencana produksi smartphone mereka setelah melihat lemahnya permintaan pada iPhone 14. Hal ini dikarenakan lockdown yang terjadi di Zhengzhou.

Transaksi Apple di Sini!

3. Data Penjualan Nio di Retas! Hacker Menodong Jutaan dolar Dalam BTC!

Produsen kendaraan listrik China baru saja diterpa berita dimana data penjualan dan pengguna kendaraan mereka telah diretas. Saat ini, sang hacker menodong US$2,25 juta dalam bentuk Bitcoin agar mereka tidak mempublikasikan data Nio. Investigasi internal Nio mengungkapkan bahwa sebagian dari informasi pengguna dan penjualan kendaraan Nio sebelum Agustus 2021 telah disusup. Sebelum kejadian Nio, pembobolan data pada manufaktur kendaraan pernah terjadi pada Continental AG, memiliki informasi yang merujuk pada klien Volkswagen AG, Mercedes-Benz AG dan BMW AG, pada Agustus kemarin.

Sejatinya, China sendiri menunjukkan keprihatinan yang meningkat atas masalah keamanan informasi yang terkait dengan kendaraan cerdas, sebagai bagian dari pengawasan yang lebih luas pada ekspor data termasuk tindakan keras tahun lalu terhadap perusahaan transportasi online Didi Global Inc. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi menuliskan pedoman bahwa informasi pribadi dan data penting yang dikumpulkan dan dihasilkan di China harus disimpan di dalam negeri.

Transaksi Nio di Sini!

Transaksi Bitcoin di Sini!

4. Huawei: Infrastruktur Saat Ini Tak Cukup Untuk Menyokong Metaverse

Raksasa telkomunikasi China, Huawei, tidak percaya bahwa infrastruktur saat ini cukup untuk mendukung kebutuhan Metaverse. Menurut mereka, teknologi yang dibutuhkan adalah 5G dan 6G. Sebagai referensi, kecepatan 5G yang dimaksud adalah kecepatan dimana menyentuh 1,000 Megabytes per detik (MBps). Kecepatan ini pun lebih cepat dibandingkan dengan rata-rata kecepatan internet di AS dimana di 119.03 MBps.

Menurut mereka, metaverse adalah ruang bersama virtual yang akan memungkinkan seseorang yang jauh secara geografis untuk menikmati pengalaman yang realistis yang memadukan konten virtual dengan mulus di dunia nyata pengguna. Untuk memungkinkan visi ini, kecepatan mengunduh, kualitas streaming, perangkat smartphone dan perangkat keras Metaverse dibutuhkan untuk menyokong perubahan ini. Untuk kamu yang masih percaya dalam dunia Metaverse, kamu bisa memantau beberapa token yang berhubungan seperti ApeCoin, Decentraland atau The SandBox.

Transaksi ApeCoin di Sini!

Transaksi Decentraland di Sini!

Transaksi The SandBox di Sini!

5. Harga Emas Kembali Menguat di Atas US$1.800!

Harga emas kembali menguat di atas US$1.800 pada hari Rabu (21/12). Hal ini dikarenakan turunnya nilai tukar dolar AS, meskipun pandangan terhadap emas sendiri tampak tidak pasti ditengah kenaikan suku bunga AS dan ketakutan akan resesi. Jika melihat pergerakan hari Selasa (20/12) kemarin, harga emas telah meningkat 2% dikarenakan Japanese Yen membungkam nilai dolar AS. Hal ini dikarenakan bank sentral Jepang secara tidak terduga melakukan intervensi terhadap kebijakan moneter nya, terakhir di 1998. Intervensi tersebut dilakukan dengan menjual kepemilikan dolar AS. 

Transaksi Emas di Sini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Download Aplikasi Pluang di Sini!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait