Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 5 menit

View

0

Kabar Sepekan: Inflasi AS Perlahan Lenyap, Eh Inflasi RI Malah Kian Merayap!

Selamat berakhir pekan, Sobat Cuan! Kabar Sepekan kembali hadir menyapa kamu semua dengan rangkuman kabar internasional dan domestik pilihan! Penasaran apa saja berita kali ini? Yuk, simak di sini!

Kabar Internasional Sepekan

1. Inflasi AS Akhirnya Perlahan Padam?

Setelah menjadi momok sejak akhir tahun lalu, inflasi di Amerika Serikat (AS) tampaknya mulai perlahan padam. Ini tercermin dari tingkat inflasi tahunan versi indeks pengeluaran konsumsi masyarakat (Personal Consumption Expenditure/PCE) April yang berada di level 4,9%, melemah dibanding posisi Maret 5,2%.

Asal tahu saja, bank sentral AS The Fed selalu menggunakan data inflasi PCE untuk menentukan kebijakan moneternya. Oleh karenanya, tak heran jika data tersebut bikin pelaku pasar yakin bahwa The Fed akan segera mengerem sikap hawkish-nya.

2. The Fed Ngotot Kerek Suku Bunga Sampai Inflasi Lenyap

The Fed ternyata tetap ngebet untuk menaikkan suku bunga acuan dengan agresif meski inflasi AS menunjukkan tanda-tanda sirna. Pasalnya, The Fed merasa inflasi AS masih perlu diturunkan hingga mencapai targetnya yakni 2%.

"Kami saat ini tidak merasa bahwa (kenaikan suku bunga acuan) perlu diberhentikan sementara," jelas Wakil Ketua The Fed Lael Brainard dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

Ia juga menambahkan, The Fed kemungkinkan besar tetap akan mengerek suku bunga acuan sebesar 50 basis poin di Juni dan Juli mendatang.

3. Pabrik Seantero Dunia Kompak Tahan Produksi

Produktivitas manufaktur seantero dunia lesu berjemaah pada Mei gara-gara rusaknya rantai pasok akibat kebijakan lockdown China hingga tingginya inflasi bahan baku. Hal ini tercermin dari skor beberapa indeks manufaktur di beberapa kawasan yang melemah dibanding sebelumnya.

Tengok saja indeks manufaktur China versi Caixin/Markit yang pada Mei bertengger di level 46, melorot dibanding 48,1 di April. Sementara itu, indeks manufaktur zona Eropa versi S&P Global bertengger di level 54,6 pada bulan yang sama alias turun dari skor 55,5 sebulan sebelumnya.

4. Dunia Usaha AS Serap 390.000 Tenaga Kerja Baru

Biro Statistik Ketenagakerjaan AS merilis bahwa dunia usaha AS menyerap 390.000 tenaga kerja baru pada Mei alias melebihi ekspektasi analis yakni 318.000 tenaga kerja. Lembaga tersebut juga mengatakan bahwa AS mencatat tingkat pengangguran yang stabil di 3,6% dari jumlah angkatan kerja.

Kendati demikian, capaian ini lebih rendah dibanding April yakni 428.000 tenaga kerja baru.

Baca Juga: Pluang Insight: Jangan Takut! Simak Cara Melakukan Stop-Loss yang Tepat di Sini!

Kabar Kripto Sepekan

1. Baru Meluncur Sepekan, NFT Goblintown Kini Dibanderol US$16.000

Goblintown, salah satu koleksi seni Non-Fungible Token (NFT), belakangan menjadi buah bibir di komunitas kripto setelah satu unit karya seninya kini dibanderol US$16.000. Padahal, di awal pekan, satu unit karya NFT Goblintown "hanya" seharga sekitar US$7.000.

Kenaikan harga NFT Goblintown masih jadi perbincangan hangat di komunitas NFT. Sebab, banyak yang menganggap bahwa koleksi karya NFT tersebut hanyalah proyek random semata.

2. Axie Infinity Luncurkan Program Inkubasi Game, Nilai AXS Meluncur!

Nilai token native game Axie Infinity, AXS, terbang 7,23% dalam sepekan terakhir. Hal ini terjadi setelah sang pengembang, Sky Mavis, meluncurkan program baru yang disebut sebagai Builders Program.

Melalui program ini, Sky Mavis membantu pengembang independen untuk menciptakan game-game baru berbasis komunitas. Nantinya, konten-konten yang dihasilkan dari program tersebut bakal diluncurkan di jaringan Axie Infinity.

3. Baru Debut 12 Jam, Eh LUNA 2.0 Rontok 70%!

Terraform Labs akhirnya meluncurkan jaringan baru Terra plus token native-nya bernama LUNA setelah komunitas Terra menyepakati proposal pemulihan nilai Luna Classic (LUNC) pada pekan lalu. Sayangnya, nilai token LUNA baru justru flop 70% dalam kurun 12 jam setelah peluncurannya!

4. Jaringan Optimism Lagi Murah Hati, Niat Airdrop ke 249.000 Wallets

Jaringan blockchain lapis kedua Ethereum, Optimism, melakukan airdrop token kepada hampir 249.000 pemilik dompet kripto.

Airdrop tersebut merupakan realisasi atas rencana jaringan yang diumumkan April lalu. Nantinya, pengguna Optimism bisa menggunakan token ini sebagai "surat suara" dalam voting untuk menentukan pengembangan jaringan di masa depan.

Baca juga: Pluang Insight: Jangan Takut! Simak Cara Melakukan Stop-Loss yang Tepat di Sini!

Kabar Domestik Sepekan

1. Inflasi Domestik Cetak Rekor Tertinggi 4 Tahun Terakhir!

Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan, Indonesia mencetak inflasi bulanan sebesar 0,4% pada Mei. Namun, jika dibandingkan dengan Mei tahun lalu, Indonesia sejatinya mencatat inflasi 3,55%. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak Desember 2017 yakni 3,61%.

Biang kerok inflasi kali ini adalah kenaikan tarif angkutan udara, harga telur ayam ras, ikan segar, hingga bawang merah.

2. Pemerintah Tambah Utang Rp9,1 Triliun Lewat Samurai Bonds

Pemerintah menerbitkan surat utang berdenominasi yen Jepang, atau umum dikenal sebagai Samurai Bonds, senilai US$625,3 juta atau setara Rp9,1 triliun. Penarikan utang ini ditujukan untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam penerbitan kali ini, pemerintah menjual empat seri obligasi, yakni obligasi bertenor tiga tahun dengan kupon 0,96%, bertenor lima tahun dengan kupon 1,13%, bertenor tujuh tahun, dan 10 tahun.

Kementerian Keuangan mengatakan, penerbitan obligasi ini merupakan yang terbesar di pasar obligasi Jepang tahun ini.

3. PNS Semringah, Gaji Ke-13 dan Pensiunan Cair Bulan Depan!

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan cari pada Juli mendatang.

Bahkan, nilainya pun bakal lebih besar dibanding tahun sebelumnya lantaran gaji ke-13 kali ini turut memasukkan perhitungan tunjangan kinerja sebesar 50%.

4. Produktivitas Manufaktur Indonesia Susut Bulan Mei

Indonesia mengalami penurunan produktivitas industri manufaktur pada bulan lalu. Ini tercermin dari skor Purchasing Managers Index (PMI) Mei yang berada di level 50,8, melambat dibanding April yakni 51,9.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan, disrupsi rantai pasok hingga kebijakan lockdown di China mempengaruhi permintaan plus suplai bahan baku bagi industri manufaktur tanah air.

Baca juga: Rangkuman Pasar: Jelang Akhir Pekan, Kripto & IHSG Tampil Menawan

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 90 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: CNN Indonesia, CNBC Indonesia, Reuters, CNBC, Kontan

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait