pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 5 menit

View

0

Kabar Sepekan: Ekspor RI Cetak Rekor, Ekonomi Global Diramal Tekor!

Selamat akhir pekan, Sobat Cuan! Kabar Sepekan kembali hadir menyapa kamu semua dengan berbagai berita bisnis dan ekonomi pilihan yang sudah dikurasi oleh redaksi Pluang. Apa saja berita dan kabar ekonomi yang patut kamu simak? Yuk, Baca Kabar Sepekan berikut!

Kabar Mancanegara Sepekan

1. Ekonomi China Tumbuh 4,8% di Kuartal I 2022

Biro Statistik Nasional (NBS) China melaporkan bahwa negara tirai bambu tersebut mencetak pertumbuhan ekonomi 4,8% secara tahunan di kuartal I 2022. Angka tersebut melebihi ekspektasi analis dan pertumbuhan ekonomi di kuartal lalu yang sama-sama bernilai 4%.

2. Jumlah Subscriber Amblas, Saham Netflix Terjun Bebas

Saham platform streaming Netflix longsor 39% dalam sehari pada sesi perdagangan Rabu (20/4). Imbasnya, nilai kapitalisasi pasar Netflix terkikis US$54 miliar dan menjadi penurunan nilai perusahaan paling kacau sejak 2004.

Nilai saham Netflix amburadul setelah jumlah pelanggan perseroan turun sebanyak 200.000 pengguna pada triwulan I 2022. Netflix akhirnya kembali mengalami penurunan pelanggan setelah terakhir kali mengalaminya pada 2011 silam.

Lebih lanjut, perseroan juga meramal bahwa jumlah penggunanya akan susut 2 juta di sisa tahun ini.

3. Bos The Fed Sebut Kenaikan Bunga Acuan 50bps 'Di Depan Mata.

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral AS, The Fed, membuka peluang untuk mengerek suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin pada rapat FOMC Mei mendatang.

"Menurut saya, sangat penting bagi kami untuk bergerak lebih cepat. Namun, saya akan mengatakan bahwa (kenaikan bunga acuan) sebesar 50 basis poin menjadi fokus diskusi kami pada rapat Mei mendatang," jelas Powell di sebuah diskusi panel yang dihelat IMF, Kamis (21/4).

4. IMF dan Bank Dunia Kompak Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global

Dua lembaga ekonomi terbesar di dunia, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, pekan ini kompak buka suara terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia di 2022. Sayang, keduanya malah merevisi turun angka proyeksi ekonominya.

Diketahui, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi tahunan global dari 4,1% ke 3,6% di 2022. Sementara itu, Bank Dunia malah menurunkan proyeksi ekonominya lebih parah lagi, yakni dari 4,1% ke 3,2%.

Kedua lembaga berpendapat bahwa laju pertumbuhan ekonomi dunia akan terhambat oleh dampak krisis geopolitik Rusia dan Ukraina, seperti inflasi energi dan disrupsi rantai pasok. Selain itu, keduanya juga masih mempertimbangkan pandemi COVID-19 dan inflasi sebagai batu sandungan pertumbuhan ekonomi global.

Baca juga: Pluang Insight: Terbang 174% Dalam 3 Bulan, Ada Apa dengan KNC?

Kabar Kripto Sepekan

1. Baru Dua Hari Diluncurkan, NFT Moonbirds Raup US$280 Juta

Proyek Non-Fungible Token (NFT) besutan wirausahawan dan pelaku bisnis modal ventura, Kevin Rose, bernama proyek Moonbirds berhasil mencetak nilai penjualan US$280 juta hanya dalam dua hari setelah diluncurkan!

Menariknya, proyek yang telah diantisipasi sejak lama ini juga menyalip volume penjualan NFT blue chip seperti Azuki dan Cool Cats.

Moonbirds sendiri merupakan satu koleksi NFT foto profil (PFP) yang berisikan 10.000 gambar, di mana masing-masingnya punya ciri khas sendiri.

2. Proyek Stablecoin-nya Makin Tersohor, Nilai LUNA Melesat!

Koin stablecoin besutan TerraLabs, UST, diam-diam kini menempati posisi ketiga stablecoin terbesar sejagat dengan kapitalisasi pasar mencapai US$17,95 miliar per Jumat (22/4). Dengan demikian, UST hanya perlu mengalahkan USDC milik Circle dan Tether (USDT) untuk menjadi stablecoin nomor wahid sedunia.

Hal ini ternyata berdampak positif ke token utilitas jaringan Terra, LUNA, yang ternyata ikut melonjak 17% dalam sehari pada Selasa (19/4).

3. Coinbase Luncurkan Versi Beta Lokapasar NFT

Setelah lama dinanti komunitas kripto, platform exchange kripto terbesar sedunia Coinbase akhirnya meluncurkan versi beta dari lokapasar NFT-nya. Di versi ini, lokapasar tersebut tidak memungut biaya admin terhadap penggunanya. Selain itu, tampilan dari platform tersebut juga memiliki elemen media sosial.

Coinbase sendiri dijadwalkan akan merilis versi penuh dari platform NFT-nya dalam enam bulan mendatang.

4. ApeCoin Nyaring Setelah Sang Pengembang Niat Kembangkan Metaverse

Nilai ApeCoin (APE) melesat 36% dalam seminggu terakhir setelah sang pengembang, Yuga Labs, dikabarkan akan merilis metaverse terbaru bernama Otherside. Rumornya, seluruh transaksi penjualan lahan dan permainan di dalamnya wajib menggunakan koin APE sebagai mata uang resmi.

Baca juga: Pluang Pagi: Bos The Fed Bikin Dongkol, Saham AS & Kripto Ambrol!

Kabar Kripto Domestik

1. BI Tahan Bunga Acuan 3,5%

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya, BI 7 Days Reverse Repo Rate (7DRRR) di level 3,5%. Kebijakan ini disepakati petinggi otoritas moneter Indonesia tersebut dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) April, Selasa (19/4).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI mengambil langkah tersebut mempertimbangkan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah terkendalinya inflasi. Selain itu, BI juga masih memfokuskan kebijakan moneternya untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi domestik.

2. Ekspor RI Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan bahwa Indonesia berhasil mencetak nilai ekspor sebesar US$26,5 miliar pada Maret lalu. Ternyata, angka ekspor tersebut merupakan rekor tertingginya sepanjang masa.

Kontribusi terbesar ekspor Indonesia berasal dari industri pengolahan sebesar US$19,26 miliar dan sektor pertambangan sebesar US$5,4 miliar.

Akibat kinerja ekspor yang mumpuni, Indonesia sukses membukukan surplus neraca dagang sebesar US$4,53 miliar pada bulan lalu. Ini merupakan surplus terbesar ketiga sepanjang sejarah setelah Oktober 2021 (US$5,74 miliar) dan Agustus 2021 (US$4,75 miliar).

3. Biasa Cetak Defisit, APBN Kini Malah Surplus. Ada Apa?

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa posisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 ternyata surplus Rp10,3 triliun hingga 31 Maret 2022. Dengan kata lain, Indonesia mencatat surplus APBN 0,06% dari Produk Domestik Bruto (PDB) di tiga bulan pertama 2022.

Kondisi ini terbilang kontras dengan periode yang sama tahun lalu di mana keuangan negara defisit Rp143,7 triliun.

Sri Mulyani mengatakan, surplus APBN ini disebabkan oleh realisasi pendapatan negara yang lebih besar dari belanjanya. Tercatat, pendapatan negara mencapai Rp501 triliun di mana sebagian besarnya disumbang oleh penerimaan perpajakan, sementara pengeluaran negara hanya sebesar Rp490,6 triliun.

4. Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng!

Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melarang ekspor minyak goreng dan bahan bakunya mulai Kamis (28/4). Keputusan itu diambil demi meningkatkan kembali pasokan minyak goreng di dalam negeri.

Kelangkaan pasokan minyak goreng dalam negeri telah membuat harganya meroket sejak akhir tahun lalu. Harga minyak goreng yang biasanya Rp14.000 per liter kini sudah melesat ke Rp40.000 per liter.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Reuters, Financial Times, Bloomberg, Kontan, CNN Indonesia, CNBC Indonesia

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES