Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pendapatan Bersih Citigroup Kuartal III 2023 Meningkat 9%, Melebihi Ekspektasi Analis
shareIcon

Pendapatan Bersih Citigroup Kuartal III 2023 Meningkat 9%, Melebihi Ekspektasi Analis

16 Oct 2023, 10:22 AM·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
Kategori
Pendapatan Bersih Citigroup Kuartal III 2023 Meningkat 9%, Melebihi Ekspektasi Analis

Citigroup baru saja merilis laba dan pendapatannya di kuartal III 2023. Lantas, seperti apa hasilnya? Simak selengkapnya di bawah ini!

Kinerja Keuangan Lampaui Ekspektasi Analis 

Citigroup berhasil melaporkan kinerja keuangan yang melebihi ekspektasi analis pada kuartal ketiga 2023. Adapun pendapat pada kuartal ini adalah sebesar US$20,14 miliar (+4,22% QoQ, +9%YoY), lebih tinggi dari ekspektasi yang berada di level US$19,31 miliar. Perusahaan berhasil mencetak Earning per share (EPS) sebesar US$1,52, melebihi perkiraan analis dengan EPS sebesar US$1,21. Selanjutnya, net interest margin berada di level 2,49% lebih tinggi dari perkiraan analis di level 2,41%.

Pendapatan terbesar disumbangkan oleh segmen institutional client dengan pendapatan sebesar US$10.6 miliar (+2% QoQ, +12% YoY) yang disusul oleh pendapatan segmen personal banking dan wealth management dengan revenue sebesar US$6,8 miliar (+6% QoQ, +10% YoY). Pada sisi expense, biaya naik 6% menjadi US$13,5 miliar karena adanya pembayaran pesangon bagi karyawan yang diberhentikan karena perusahaan menjual beberapa bisnisnya dan divestasi di Asia.

CitiGroup Melakukan Reorganisasi Dalam Internal Perusahaan

Citigroup akan memangkas management layer dari 13 menjadi 8, dengan adanya reorganisasi secara besar-besaran. Dalam 2 lapisan teratas, perusahaan sudah memangkas 60 komite dan kedepannya bank akan menghilangkan co-heads divisi dan regional roles sehingga membuat proses pelaporan dan pengambilan keputusan semakin tersentralisasi. Perusahaan juga akan melakukan PHK yang berdampak pada cost savings pada kuartal keempat. 

Proyeksi Masa Depan

Citigroup melakukan revisi terhadap perkiraan net interest income (NII) pada akhir tahun 2023 menjadi sebesar US$47.5 miliar dari US$46 miliar, dengan terus mendorong pertumbuhan kredit. Namun, disisi lain, terdapat potensi akan pertumbuhan cost of fund, apabila The Fed kembali meningkatkan The Fed Funds Rate yang berpotensi membuat NII Citigroup menjadi tertekan. Kebijakan suku bunga ini juga turut berdampak pada turunnya nilai instrumen obligasi, sehingga berpengaruh pada likuiditas Citigroup

Citigroup sedang melakukan proses divestasi terhadap beberapa bisnisnya di Asia, misalnya seperti menjual China Consumer Wealth Business kepada HSBC yang diperkirakan akan rampung pada 1H 2024. Selain itu, perusahaan juga memiliki rencana untuk melakukan penutupan bisnisnya secara bertahap di Korea Selatan dan Rusia. Adapun transaksi divestasi yang sudah rampung adalah penjualan Taiwan Consumer Banking Business kepada DBS, menjual bisnisnya di Australia, Bahrain, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam dan India.

Transaksi C di Sini!

Ditulis oleh
channel logo

Marco Antonius

Right baner

Marco Antonius

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
saham AS weekly
Weekly Review - Saham AS 25 Agustus 2023
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1