ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
Meme Coin Melejit Saat Harga Bitcoin Sulit Naik, Apa Penyebabnya?
shareIcon

Meme Coin Melejit Saat Harga Bitcoin Sulit Naik, Apa Penyebabnya?

16 Feb 2026, 1:11 AM
·
Waktu baca: 6 menit
shareIcon
Meme Coin Melejit Saat Harga Bitcoin Sulit Naik, Apa Penyebabnya?
Pasar kripto global di awal kuartal pertama tahun 2026 menyuguhkan pemandangan yang kontradiktif. Di satu sisi, "sang raja" Bitcoin (BTC) tampak tertatih-tatih untuk mempertahankan posisinya di atas level psikologis $70.000. Di sisi lain, sebuah anomali terjadi di aset crypto yang sering dianggap sebelah mata, meme Coins.

Laporan market terbaru menunjukkan bahwa sementara token dengan kapitalisasi pasar terbesar (large-cap) cenderung stagnan atau bahkan terkoreksi, indeks meme coin justru melesat. Fenomena ini memicu pertanyaan besar bagi para investor crypto; Apakah kita sedang melihat awal dari altcoin season yang didorong oleh narasi AI, ataukah ini sekadar volatilitas jangka pendek di tengah ketakutan pasar yang mendalam?

Beli Coin BTC di Sini!

Key Takeaways

  • Bitcoin Stagnan: BTC tertahan di bawah $70.000 dengan sentimen Extreme Fear yang masih membayangi pasar.
  • Era Agentic AI: Koin crypto seperti PIPPIN melonjak 46% berkat narasi AI otonom (Agentic AI) yang bisa mengeksekusi tugas di blockchain tanpa campur tangan manusia.
  • Tekanan Derivatif: Funding rate negatif yang agresif (-7% hingga -8%) menunjukkan dominasi short sellers, namun pasar options mulai menunjukkan aksi bottom-fishing.
  • Faktor Makro Jepang: Kemenangan Sanae Takaichi di Jepang memberikan stabilitas likuiditas global yang krusial bagi aset berisiko tinggi.

Bitcoin Berjuang Keras ke Level $70.000

Bitcoin sering kali dianggap sebagai kompas bagi seluruh ekosistem kripto. Namun, dalam 24 jam terakhir, kompas tersebut tampak kehilangan arah. BTC bergerak mendatar (flat), berjuang keras untuk mendapatkan kembali pijakan di atas $70.000.

Kelesuan ini juga diikuti oleh Ethereum (ETH) yang mencatatkan penurunan tipis. Ketika dua aset terbesar ini kehilangan momentum, biasanya likuiditas akan mencari "celah" di aset-aset dengan kapitalisasi lebih kecil yang menawarkan volatilitas lebih tinggi. Inilah yang menjelaskan mengapa Indeks CoinDesk 20 (CD20) masih mampu naik 0,40% meskipun ETH memerah.

Beli Coin ETH di Sini!

Ledakan Meme Coin dan Narasi "Agentic AI"

Fenomena yang paling mencolok dalam laporan pekan ini adalah lonjakan PIPPIN yang mencapai 46%. PIPPIN bukanlah sekadar meme coin biasa yang mengandalkan gambar lucu; ia adalah bagian dari gelombang baru yang disebut "Agentic AI".

Apa itu Agentic AI?

Jika tahun 2024 dan 2025 adalah era di mana AI hanya digunakan untuk menjawab pertanyaan (seperti ChatGPT), maka tahun 2026 adalah era Agentic AI. Ini adalah sistem kecerdasan buatan yang memiliki otonomi untuk mengeksekusi tugas secara mandiri di blockchain—mulai dari melakukan transaksi, mengelola likuiditas, hingga berinteraksi dengan kontrak pintar tanpa campur tangan manusia.

Koin seperti Worldcoin (WLD), yang digagas oleh Sam Altman, dan VIRTUAL ikut terkerek naik karena narasi ini. Investor saat ini tidak lagi hanya mencari koin yang "lucu", tetapi koin yang terintegrasi dengan ekosistem asisten AI otonom. Lonjakan 1,5% pada CoinDesk Memecoin Index (CDMEME) membuktikan bahwa selera risiko (risk appetite) trader untuk aset spekulatif masih sangat tinggi, meskipun pasar utama sedang lesu.

Beli Coin WLD di Sini!

Mengapa Harga Bitcoin Sulit Naik?

Untuk memahami mengapa Bitcoin tertahan, kita harus melihat ke "bawah kap mesin", yaitu pasar derivatif. Data menunjukkan bahwa tekanan jual masih sangat dominan secara struktural.

Deleveraging dan Open Interest

Open Interest (OI) Bitcoin telah turun ke level $15,9 miliar. Penurunan OI biasanya menandakan fase deleveraging—di mana para trader menutup posisi mereka, baik karena terlikuidasi maupun karena ketidakpastian arah harga. Ini adalah tanda bahwa pasar sedang "mencuci" posisi-posisi yang terlalu berisiko.

Dominasi Short Sellers

Hal yang paling mengkhawatirkan bagi para bulls (pembeli) adalah funding rate di bursa besar seperti Binance dan Bybit yang jatuh ke angka negatif agresif (-7% hingga -8%).

Catatan untuk Investor: Funding rate negatif berarti trader yang memegang posisi short (bertaruh harga turun) bersedia membayar biaya besar kepada trader long demi mempertahankan posisi mereka. Ini menunjukkan keyakinan yang kuat dari para spekulan bahwa harga akan terkoreksi lebih lanjut.

Sinyal Harapan dari Pasar Options

Meskipun pasar berjangka tampak bearish, pasar opsi (options) mulai menunjukkan tanda-tanda "bottom-fishing". Dominasi call option (taruhan harga naik) kembali naik ke 56%. Selain itu, struktur volatilitas yang mulai stabil menunjukkan bahwa para pemain institusional mulai merasa bahwa harga saat ini sudah cukup murah untuk mulai diakumulasi secara perlahan.

Faktor Makro: Stabilitas dari Negeri Sakura

Crypto tidak bergerak di ruang hampa. Salah satu pemicu stabilitas pasar tradisional minggu ini adalah kemenangan telak Sanae Takaichi dalam pemilihan perdana menteri di Jepang.

Mengapa ini penting bagi trader crypto di Pluang?
Jepang adalah salah satu penyedia likuiditas global terbesar. Jika suku bunga di Jepang naik drastis, ada risiko triliunan dolar akan ditarik dari aset berisiko (seperti saham teknologi dan kripto) kembali ke yen. Namun, setelah kemenangan Takaichi, imbal hasil obligasi Jepang justru melandai. Hal ini mengurangi risiko penarikan likuiditas global secara mendadak, memberikan sedikit ruang napas bagi aset kripto untuk tidak jatuh lebih dalam.

Pelajaran dari Penutupan Merkle Trade

Di sisi lain, kabar mengejutkan datang dari ekosistem Aptos. Merkle Trade, bursa derivatif terdesentralisasi (DEX) terbesar di jaringan tersebut, resmi mengumumkan penutupan. Padahal, platform ini telah memproses volume perdagangan sebesar $30 miliar sejak debutnya pada 2023.

Beli Coin APT di Sini!

Meskipun Merkle didukung oleh nama besar seperti Aptos Labs dan Hashed, mereka memilih untuk menghentikan operasional. Menariknya, token aslinya (MKL) justru naik 9% setelah pengumuman tersebut.

  • Mengapa naik? Karena transparansi tim dalam memberikan jadwal penebusan (redemption) dan pembagian hadiah staking terakhir.
  • Pelajaran bagi investor: Fundamental sebuah proyek bisa berubah kapan saja. Selalu perhatikan transparansi tim pengembang saat terjadi krisis. Penurunan harga MKL sebesar 77% dalam satu tahun terakhir menjadi pengingat pahit bahwa volume perdagangan yang besar tidak selalu menjamin keberlangsungan jangka panjang.

Manajemen Risiko: Level yang Harus Dipantau

Berdasarkan data liquidation heatmap dari Coinglass, ada sekitar $290 juta likuidasi dalam 24 jam terakhir. Dari jumlah tersebut, Bitcoin menyumbang porsi terbesar senilai $114 juta.

Titik krusial yang perlu diperhatikan saat ini adalah $68.160. Ini adalah area di mana banyak posisi long (beli) akan terlikuidasi jika harga menyentuhnya. Jika Bitcoin gagal bertahan di atas level ini, kita mungkin akan melihat efek domino yang bisa membawa BTC kembali ke area $65.000 atau lebih rendah.

Di sisi lain, indeks "Fear and Greed" yang berada di level "Extreme Fear" sering kali dianggap oleh para trader profesional sebagai indikator kontrarian. Secara historis, saat ketakutan berada di puncaknya, itulah saat di mana peluang beli terbaik muncul—asalkan investor memiliki manajemen risiko yang ketat.

Meme Coin Tradisional vs. AI Agent Coins

Fitur

Meme Coin Tradisional (DOGE, PEPE)

AI Agent Coins (PIPPIN, VIRTUAL)

Pendorong Utama

Hype Media Sosial / Komunitas

Utilitas Teknologi / Otonomi AI

Kegunaan (Utility)

Terbatas (sebagai alat tukar)

Eksekusi tugas blockchain otonom

Volatilitas

Sangat Tinggi

Tinggi (mengikuti tren teknologi)

Analisis

Berdasarkan Sentimen

Berdasarkan Adopsi Ekosistem AI

Risks & Considerations (Penting!)

  • Volatilitas Ekstrem: Harga meme coin bisa turun lebih dari 50% dalam hitungan jam.
  • Risiko Likuidasi: Pergerakan BTC ke level $68.160 dapat memicu penutupan paksa posisi trading di seluruh pasar altcoin.
  • Narasi Cepat Berubah: Sektor AI sangat kompetitif; koin yang hari ini populer bisa digantikan oleh proyek baru dalam waktu singkat.
  • Regulasi: Perubahan kebijakan di Jepang atau AS tetap menjadi risiko makro yang bisa menarik likuiditas dari pasar kripto secara mendadak.

FAQ 

  1. Mengapa Bitcoin turun padahal Meme Coin naik?
    Terjadi rotasi modal di mana investor mencari keuntungan cepat di aset yang lebih kecil karena BTC sedang konsolidasi.
  2. Apa itu level likuidasi $68.160?
    Itu adalah titik harga di mana banyak trader dipaksa menjual Bitcoin mereka, yang bisa menyebabkan harga jatuh lebih dalam jika tersentuh.
  3. Apakah PIPPIN aman untuk investasi jangka panjang?
    PIPPIN lebih bersifat momentum. Selalu cek perkembangan teknologi agentic-nya sebelum memutuskan simpan jangka panjang.
  4. Apa dampak kemenangan Sanae Takaichi bagi crypto?
    Ia cenderung mendukung stabilitas ekonomi, yang berarti tidak ada kenaikan suku bunga mendadak di Jepang, sehingga likuiditas global tetap terjaga.
  5. Mengapa Fear & Greed Index menunjukkan "Extreme Fear"?
    Karena koreksi tajam minggu lalu masih membekas di psikologi trader ritel, meskipun beberapa koin sedang naik.
  6. Bagaimana cara membaca funding rate -7%?
    Ini sinyal bahwa pasar sedang sangat "pesimis". Namun secara historis, jika terlalu ekstrem, harga seringkali justru berbalik naik mendadak.

Apa Strategi Terbaik Sekarang?

Kenaikan meme coin di tengah stagnasi Bitcoin adalah pengingat bahwa pasar kripto selalu memiliki narasi baru untuk menarik likuiditas. Saat ini, narasi tersebut adalah AI otonom. Namun, investor harus tetap melihat realita.

  • Untuk Trader Jangka Pendek: Meme coin seperti PIPPIN menawarkan potensi keuntungan besar, namun dengan risiko likuidasi yang sama besarnya. Gunakan stop-loss yang ketat.
  • Untuk Investor Jangka Panjang: Stagnasi Bitcoin di tengah extreme fear bisa menjadi kesempatan untuk melakukan Dollar Cost Averaging (DCA), terutama melihat data opsi yang mulai menunjukkan akumulasi di harga bawah.

Market mungkin terlihat suram dengan dominasi penjual di pasar derivatif, namun stabilitas makro dari Jepang dan munculnya narasi teknologi baru memberikan harapan bahwa fase deleveraging ini akan segera mencapai titik jenuh.

Sources

  • CoinDesk 20 Index
  • CoinDesk Memecoin Index (CDMEME)
  • Coinglass Liquidation Data
  • Binance/Bybit Funding Rate per 10 Februari 2026.
Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1