Perbedaan Yield Basis dan ZETA: Yield Basis diperdagangkan di Rp1.407 (kapitalisasi pasar Rp222,35M, volume 24 jam Rp49,55M), sedangkan ZETA diperdagangkan di Rp178,79 (kapitalisasi pasar Rp34,62M, volume 24 jam Rp6,54M). Perbedaan utamanya: Yield Basis jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar ZETA, dan suplai beredar Yield Basis 157,4M / 1B YB (16%) dibanding 187,8M / 1B ZEX (19%) milik ZETA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Yield Basis selama 6 Hari dan ZETA selama 10 Hari.
| YB | ZEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp222,35M | Rp34,62M |
Volume (24h) | Rp49,55M | Rp6,54M |
Suplai yang Beredar | 157,4M / 1B YB (16%) | 187,8M / 1B ZEX (19%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 10 Hari |
YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →Zeta Markets mengembangkan DEX (decentralized exchange) kontrak perpetual tercepat, termudah, dan teraman di pasaran. Memanfaatkan skalabilitas tinggi dari blockchain Solana, Zeta menawarkan performa setara bursa terpusat (CEX) sambil mempertahankan sifat self-custodial dan transparansi DEX. ZEX adalah token tata kelola platform Zeta, memberi pemegangnya hak suara dan bagian dari insentif trading serta staking, selaras dengan kepentingan jangka panjang komunitas.
Selengkapnya di halaman ZEX →