Perbedaan Tezos dan Zilliqa: Tezos diperdagangkan di Rp3.516 (kapitalisasi pasar Rp3,84T, volume 24 jam Rp75,33M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp42,69 (kapitalisasi pasar Rp859,17M, volume 24 jam Rp72,8M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Zilliqa, dan suplai Zilliqa dibatasi (20,1B / 21B ZIL (96%)), sedangkan Tezos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tezos selama 98 Hari dan Zilliqa selama 130 Hari.
| XTZ | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,84T | Rp859,17M |
Volume (24h) | Rp75,33M | Rp72,8M |
Suplai yang Beredar | 1,1B XTZ | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 98 Hari | 130 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →