Perbedaan eCash dan Yield Guild Games: eCash diperdagangkan di Rp0,1167 (kapitalisasi pasar Rp2,34T, volume 24 jam Rp82,33M), sedangkan Yield Guild Games diperdagangkan di Rp335,73 (kapitalisasi pasar Rp313,51M, volume 24 jam Rp70,32M). Perbedaan utamanya: eCash jauh lebih besar — sekitar 7,5× kapitalisasi pasar Yield Guild Games, dan suplai beredar eCash 20,1T / 21T XEC (96%) dibanding 935,3M / 1B YGG (94%) milik Yield Guild Games. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan eCash selama 116 Hari dan Yield Guild Games selama 48 Hari.
| XEC | YGG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,34T | Rp313,51M |
Volume (24h) | Rp82,33M | Rp70,32M |
Suplai yang Beredar | 20,1T / 21T XEC (96%) | 935,3M / 1B YGG (94%) |
Typical Hold Time | 116 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →Yield Guild Games adalah organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) yang berinvestasi di NFT dunia virtual. Pendapatan utama DAO ini berasal dari leverage aset NFT milik YGG melalui skema sewa di mana para anggota menggunakan aset sebagai in-game reward yang langsung masuk ke YGG. Game ini juga memiliki fitur play-to-earn, di mana pengguna menerima native token untuk aktivitas dalam game.
Selengkapnya di halaman YGG →