Perbedaan Onyxcoin dan eCash: Onyxcoin diperdagangkan di Rp67,08 (kapitalisasi pasar Rp2,6T, volume 24 jam Rp109,53M), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1211 (kapitalisasi pasar Rp2,43T, volume 24 jam Rp1,29T). Perbedaan utamanya: Onyxcoin dan eCash berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Onyxcoin 38,8B / 68,9B XCN (57%) dibanding 20,1T / 21T XEC (96%) milik eCash. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Onyxcoin selama 8 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| XCN | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,6T | Rp2,43T |
Volume (24h) | Rp109,53M | Rp1,29T |
Suplai yang Beredar | 38,8B / 68,9B XCN (57%) | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Onyxcoin adalah mata uang crypto multifungsi yang mendukung layanan keuangan terdesentralisasi di ekosistem Onyx Protocol. XCN menggabungkan hak tata kelola dengan utilitas transaksi, memungkinkan pengguna melakukan voting dan membayar biaya jaringan. Token ini memiliki mekanisme deflasi untuk mendukung nilai protokol jangka panjang.
Selengkapnya di halaman XCN →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →