Perbedaan Tether Gold dan eCash: Tether Gold diperdagangkan di Rp76.866.767 (kapitalisasi pasar Rp47,11T, volume 24 jam Rp4,54T), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1164 (kapitalisasi pasar Rp2,34T, volume 24 jam Rp83,37M). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 20,1× kapitalisasi pasar eCash, dan suplai eCash dibatasi (20,1T / 21T XEC (96%)), sedangkan Tether Gold terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tether Gold selama 40 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| XAUT | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp47,11T | Rp2,34T |
Volume (24h) | Rp4,54T | Rp83,37M |
Suplai yang Beredar | 612,8K XAUT | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →