Perbedaan WAX dan Tezos: WAX diperdagangkan di Rp66,07 (kapitalisasi pasar Rp304,74M, volume 24 jam Rp18,31M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp3.512 (kapitalisasi pasar Rp3,84T, volume 24 jam Rp76,15M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 12,6× kapitalisasi pasar WAX, dan suplai beredar WAX 4,6B WAXP dibanding 1,1B XTZ milik Tezos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan WAX selama 57 Hari dan Tezos selama 98 Hari.
| WAXP | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp304,74M | Rp3,84T |
Volume (24h) | Rp18,31M | Rp76,15M |
Suplai yang Beredar | 4,6B WAXP | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 57 Hari | 98 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
WAX (WAXP) adalah blockchain yang dibuat khusus, dirilis pada tahun 2017 dan dirancang untuk membuat transaksi e-commerce lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih aman bagi setiap pihak yang terlibat. Blockchain WAX menggunakan bukti kepemilikan yang didelegasikan atau delegated proof-of-stake (DPoS) sebagai mekanisme konsensusnya.
Selengkapnya di halaman WAXP →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →