Perbedaan Wanchain dan ZeroLend: Wanchain diperdagangkan di Rp942,12 (kapitalisasi pasar Rp240,51M, volume 24 jam Rp39,98M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: Wanchain jauh lebih besar — sekitar 24,2× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai beredar Wanchain 198,9M / 210M WAN (95%) dibanding 54,9B / 100B ZERO (55%) milik ZeroLend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Wanchain selama 25 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| WAN | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp240,51M | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp39,98M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 198,9M / 210M WAN (95%) | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 27 Hari |
WAN adalah mata uang kripto asli dari blockchain Wanchain Layer 1, digunakan untuk transaksi dan eksekusi kontrak pintar (smart contract). Sebagian kecil WAN dibakar dalam setiap transaksi. Total pasokannya dibatasi hingga 210.000.000.
Selengkapnya di halaman WAN →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →