Perbedaan Walrus dan Zerobase: Walrus diperdagangkan di Rp560,17 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp64,6M), sedangkan Zerobase diperdagangkan di Rp1.640 (kapitalisasi pasar Rp504,54M, volume 24 jam Rp1,33T). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Zerobase, dan suplai beredar Walrus 2,5B / 5B WAL (50%) dibanding 308,3M / 1B ZBT (31%) milik Zerobase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Walrus selama 22 Hari dan Zerobase selama 6 Hari.
| WAL | ZBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,38T | Rp504,54M |
Volume (24h) | Rp64,6M | Rp1,33T |
Suplai yang Beredar | 2,5B / 5B WAL (50%) | 308,3M / 1B ZBT (31%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →Zerobase adalah jaringan infrastruktur kriptografi yang memanfaatkan zero-knowledge proofs (ZKPs) dan trusted execution environments (TEEs) untuk menghadirkan staking yang privat, sesuai regulasi, dan terprogram. Zerobase mendukung zkStaking, zkLogin, dan ProofYield untuk institusi DeFi, privasi pengguna, dan strategi aset dunia nyata tanpa mengungkap data sensitif.
Selengkapnya di halaman ZBT →