Perbedaan Walrus dan Onyxcoin: Walrus diperdagangkan di Rp562,66 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp64,6M), sedangkan Onyxcoin diperdagangkan di Rp67,2 (kapitalisasi pasar Rp2,6T, volume 24 jam Rp109,53M). Perbedaan utamanya: Onyxcoin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Walrus 2,5B / 5B WAL (50%) dibanding 38,8B / 68,9B XCN (57%) milik Onyxcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Walrus selama 22 Hari dan Onyxcoin selama 8 Hari.
| WAL | XCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,38T | Rp2,6T |
Volume (24h) | Rp64,6M | Rp109,53M |
Suplai yang Beredar | 2,5B / 5B WAL (50%) | 38,8B / 68,9B XCN (57%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →Onyxcoin adalah mata uang crypto multifungsi yang mendukung layanan keuangan terdesentralisasi di ekosistem Onyx Protocol. XCN menggabungkan hak tata kelola dengan utilitas transaksi, memungkinkan pengguna melakukan voting dan membayar biaya jaringan. Token ini memiliki mekanisme deflasi untuk mendukung nilai protokol jangka panjang.
Selengkapnya di halaman XCN →