Perbedaan Walrus dan Anoma: Walrus diperdagangkan di Rp562,07 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp64,6M), sedangkan Anoma diperdagangkan di Rp215,16 (kapitalisasi pasar Rp534,45M, volume 24 jam Rp109,13M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Anoma, dan suplai beredar Walrus 2,5B / 5B WAL (50%) dibanding 2,5B / 10B XAN (25%) milik Anoma. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Walrus selama 22 Hari dan Anoma selama 4 Hari.
| WAL | XAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,38T | Rp534,45M |
Volume (24h) | Rp64,6M | Rp109,13M |
Suplai yang Beredar | 2,5B / 5B WAL (50%) | 2,5B / 10B XAN (25%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →Anoma adalah sistem operasi terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang membangun satu aplikasi yang dapat berjalan di berbagai blockchain. Arsitektur intent-centric-nya menyederhanakan kompleksitas infrastruktur, meningkatkan efisiensi pengembangan dan pengalaman pengguna. Anoma mendukung lapisan aplikasi terpadu yang membawa fungsi Web3 lebih dekat dengan kualitas pengalaman Web2.
Selengkapnya di halaman XAN →