Perbedaan Walrus dan HumidiFi: Walrus diperdagangkan di Rp549,72 (kapitalisasi pasar Rp1,35T, volume 24 jam Rp56,65M), sedangkan HumidiFi diperdagangkan di Rp1.210 (kapitalisasi pasar Rp280,72M, volume 24 jam Rp103,04M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar HumidiFi, dan suplai beredar Walrus 2,5B / 5B WAL (50%) dibanding 230M / 1B WET (23%) milik HumidiFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Walrus selama 22 Hari dan HumidiFi selama 6 Hari.
| WAL | WET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,35T | Rp280,72M |
Volume (24h) | Rp56,65M | Rp103,04M |
Suplai yang Beredar | 2,5B / 5B WAL (50%) | 230M / 1B WET (23%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →HumidiFi adalah DEX terbesar di Solana berdasarkan volume, memproses lebih dari $1 miliar per hari dan mencatat sekitar 35% aktivitas spot di jaringan. Sebagai “prop AMM”, platform ini menggabungkan eksekusi on-chain dengan logika market-making institusional untuk menghadirkan spread lebih ketat, likuiditas lebih dalam, dan eksekusi lebih optimal dibandingkan DEX atau CEX pada umumnya.
Selengkapnya di halaman WET →