Perbedaan Viction dan Walrus: Viction diperdagangkan di Rp389,33 (kapitalisasi pasar Rp82,57M, volume 24 jam Rp708,9M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp373,97 (kapitalisasi pasar Rp948,08M, volume 24 jam Rp65,02M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Viction, dan suplai beredar Viction 127,6M / 210M VIC (61%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Viction selama 38 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| VIC | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp82,57M | Rp948,08M |
Volume (24h) | Rp708,9M | Rp65,02M |
Suplai yang Beredar | 127,6M / 210M VIC (61%) | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 38 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Viction (VIC) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp439,34 dan market cap Rp82,57 juta. RSI netral di level 42, namun moving averages mengindikasikan tekanan jual kuat. Token ini memiliki sirkulasi 61% dari total supply 210 juta VIC, dengan rata-rata hold time 38 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound dari support Rp403, namun tekanan jual dominan. Risiko utama meliputi likuiditas rendah, sentimen pasar crypto yang lesu, dan kurangnya perkembangan fundamental yang mendorong adopsi.
Walrus (WAL) saat ini diperdagangkan pada Rp377,19 dengan kapitalisasi pasar Rp947,31 juta, menunjukkan kondisi pasar bearish yang kuat berdasarkan sinyal teknis. Token ini memiliki supply terbatas 5 juta WAL dengan 51% sudah beredar. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages memberikan sinyal jual 13-0, sementara indikator osilator berada di zona netral. Hold time rata-rata 24 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp396 jika terjadi akumulasi, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor harus waspada terhadap volatilitas crypto dan memantau level support kunci untuk sinyal reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →