Perbedaan VeChain dan Ripple: VeChain diperdagangkan di Rp79,95 (kapitalisasi pasar Rp6,81T, volume 24 jam Rp138,47M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp17.851 (kapitalisasi pasar Rp1.116,45T, volume 24 jam Rp15,35T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 163,9× kapitalisasi pasar VeChain, dan suplai beredar VeChain 86B / 86,7B VET (100%) dibanding 62,7B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan VeChain selama 144 Hari dan Ripple selama 69 Hari.
| VET | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp6,81T | Rp1.116,45T |
Volume (24h) | Rp138,47M | Rp15,35T |
Suplai yang Beredar | 86B / 86,7B VET (100%) | 62,7B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 144 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
VeChain (VET) saat ini diperdagangkan pada Rp81,39 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator menunjukkan netral. Token ini berada di zona support kritis antara Rp77-81 dengan resistensi di Rp83-86. Kapitalisasi pasar mencapai Rp6,96 triliun dengan sirkulasi penuh 86,7 juta VET. Tidak ada pembaruan protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2026-07-08.
Outlook jangka pendek cenderung hati-hati karena tekanan jual teknis, namun posisi dekat support utama bisa memberikan peluang rebound. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi kripto dan ketidakpastian regulasi global. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem blockchain VeChain untuk konfirmasi arah selanjutnya.
XRP saat ini diperdagangkan di Rp17.851 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, turun 43% sejak awal 2026. Token ini mendekati level support kritis di Rp17.570 setelah lima bulan berturut-turut merah. Meskipun secara teknis lemah, adopsi institusional terus berlanjut dengan integrasi Deutsche Bank dan EURCV Société Générale di XRP Ledger, sementara enam ETF XRP telah mengumpulkan aset senilai $1 miliar.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan tekanan jual dominan, namun beberapa sinyal on-chain menunjukkan potensi bottoming. Risiko utama adalah volatilitas tinggi dan tekanan regulator, sementara peluang terletak pada adopsi institusional yang berkembang dan potensi rebound historis setelah periode penurunan panjang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
VeChain (VET) adalah platform rantai pasokan bertenaga blockchain. Diluncurkan pada Juni 2016, VeChain bertujuan untuk menggunakan tata kelola terdistribusi dan teknologi Internet of Things (IoT) untuk menciptakan ekosistem yang memecahkan beberapa masalah utama dengan manajemen rantai pasokan.
Selengkapnya di halaman VET →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →