Perbedaan Velo dan Ripple: Velo diperdagangkan di Rp57,16 (kapitalisasi pasar Rp1T, volume 24 jam Rp29,47M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp17.777 (kapitalisasi pasar Rp1.114,69T, volume 24 jam Rp16,88T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 1114,7× kapitalisasi pasar Velo, dan suplai beredar Velo 17,6B / 24B VELO (74%) dibanding 62,7B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Velo selama 28 Hari dan Ripple selama 69 Hari.
| VELO | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1T | Rp1.114,69T |
Volume (24h) | Rp29,47M | Rp16,88T |
Suplai yang Beredar | 17,6B / 24B VELO (74%) | 62,7B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token VELO saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp57,28, market cap Rp1,01T, dan supply beredar 17,6 juta dari total 24 juta token. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish dan indikator osilator netral. Token berada di dekat level support kritis S1=57 setelah mengalami koreksi signifikan dalam sebulan terakhir.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko lanjutan koreksi menuju support S2=56 dan S3=55. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance R1=59. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis yang lemah.
XRP saat ini diperdagangkan pada Rp17.783 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token ini mengalami penurunan 43% sejak awal 2026 dan mendekati level support kritis. Meskipun secara teknis lemah, beberapa sinyal on-chain menunjukkan potensi pembalikan, termasuk tingkat funding rate yang mencapai level terendah 10 bulan terakhir. Pengadopsian ekosistem terus berlanjut dengan integrasi Deutsche Bank dan Societe Generale.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko downside yang signifikan. Peluang muncul dari sinyal oversold dan adopsi institusional yang meningkat, namun tekanan jual yang berkelanjutan dan sentimen pasar yang negatif memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi crypto.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Velo Labs sedang membangun jaringan bursa kredit federasi yang unik. Jaringan ini didukung oleh Velo Protocol, yang merupakan protokol keuangan blockchain yang memungkinkan penerbitan kredit digital dan transfer aset tanpa batas untuk bisnis yang menggunakan sistem kontrak pintar. Misi inti proyek ini adalah memungkinkan para mitra untuk mentransfer nilai secara aman dan terjamin antara satu sama lain secara tepat waktu dan transparan.
Selengkapnya di halaman VELO →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →