Perbedaan Vanar Chain dan Tezos: Vanar Chain diperdagangkan di Rp101,12 (kapitalisasi pasar Rp249,91M, volume 24 jam Rp536,94M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp4.091 (kapitalisasi pasar Rp4,52T, volume 24 jam Rp136,29M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 18,1× kapitalisasi pasar Vanar Chain, dan suplai Vanar Chain dibatasi (2,4B / 2,4B VANRY (99%)), sedangkan Tezos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Vanar Chain selama 74 Hari dan Tezos selama 97 Hari.
| VANRY | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp249,91M | Rp4,52T |
Volume (24h) | Rp536,94M | Rp136,29M |
Suplai yang Beredar | 2,4B / 2,4B VANRY (99%) | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 74 Hari | 97 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Vanar (sebelumnya Virtua) adalah metaverse gamifikasi yang menyediakan Web3 gaming, koleksi digital, dan pengalaman interaktif melalui marketplace terkurasi dan lingkungan virtual interaktif. Metaverse Vanar memulai peluncurannya dengan Cardano Island, di mana anggota komunitas bisa berinteraksi satu sama lain, menyimpan koleksi digital, dan mengatur lingkungan virtual mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman VANRY →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →