Perbedaan Vanar Chain dan Ripple: Vanar Chain diperdagangkan di Rp100,19 (kapitalisasi pasar Rp237,71M, volume 24 jam Rp396,56M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp20.193 (kapitalisasi pasar Rp1.257,5T, volume 24 jam Rp22,5T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 5290,1× kapitalisasi pasar Vanar Chain, dan suplai beredar Vanar Chain 2,4B / 2,4B VANRY (99%) dibanding 62,5B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Vanar Chain selama 74 Hari dan Ripple selama 68 Hari.
| VANRY | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp237,71M | Rp1.257,5T |
Volume (24h) | Rp396,56M | Rp22,5T |
Suplai yang Beredar | 2,4B / 2,4B VANRY (99%) | 62,5B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 74 Hari | 68 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Vanar Chain (VANRY) saat ini diperdagangkan di Rp100,82 dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages yang kuat. Token telah mencapai sirkulasi penuh 99% dengan hold time rata-rata 74 hari, menunjukkan komitmen jangka panjang holder. Posisi saat ini berada di pivot point Rp101 dengan resistance terdekat di Rp110. Indikator ADX menunjukkan tren kuat dengan nilai di atas 60, sementara RSI dalam zona netral memberikan ruang untuk pergerakan lebih lanjut.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum bullish, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas kripto yang tinggi. Peluang utama terletak pada potensi breakout di atas resistance Rp110, sementara risiko termasuk likuiditas terbatas dengan market cap Rp236,22M dan ketergantungan pada sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
XRP saat ini diperdagangkan di Rp20.146 dengan kapitalisasi pasar Rp1.257,5 triliun. Secara teknis, sinyal keseluruhan netral dengan moving averages bearish, namun harga berada di atas titik pivot Rp19.844 dengan resistensi terdekat di Rp20.490. Token ini telah mengalami penurunan 43% sejak awal 2026, namun ada indikasi tekanan jual mulai berkurang berdasarkan data on-chain. Pengadopsian ekosistem terus berlanjut dengan integrasi oleh Deutsche Bank dan Société Générale.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati mengingat tren bearish yang berkelanjutan, namun potensi rebound ada jika support kunci Rp19.454 bertahan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan regulator, sementara peluang terletak pada adopsi institusional yang meningkat dan potensi ETF. Investor harus memantau level support dan perkembangan regulasi dengan cermat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Vanar (sebelumnya Virtua) adalah metaverse gamifikasi yang menyediakan Web3 gaming, koleksi digital, dan pengalaman interaktif melalui marketplace terkurasi dan lingkungan virtual interaktif. Metaverse Vanar memulai peluncurannya dengan Cardano Island, di mana anggota komunitas bisa berinteraksi satu sama lain, menyimpan koleksi digital, dan mengatur lingkungan virtual mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman VANRY →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →