Perbedaan Vana dan 0x Protocol: Vana diperdagangkan di Rp15.108 (kapitalisasi pasar Rp627,53M, volume 24 jam Rp20,83M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.378 (kapitalisasi pasar Rp1,17T, volume 24 jam Rp64,8M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Vana 30,1M / 120M VANA (26%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Vana selama 7 Hari dan 0x Protocol selama 137 Hari.
| VANA | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp627,53M | Rp1,17T |
Volume (24h) | Rp20,83M | Rp64,8M |
Suplai yang Beredar | 30,1M / 120M VANA (26%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 137 Hari |
Vana ($VANA) adalah blokchain Layer 1 yang kompatible dengan EVM, mengubah data pribadi menjadi aset finansial yang dapat diperdagangkan. Vana memberdayakan pengguna untuk memonetisasi data pribadi mereka dengan aman melalui Data DAO (Decentralized Autonomous Organization) dan mekanisme inovatif seperti Proof-of-Contribution. Dengan mengumpulkan dan memvalidasi data melalui Data Liquidity Pools (DLP), Vana dapat memfasilitasi pelatihan model AI yang juga melindungi privasi dan kepemilikan data pengguna. Berfokus pada pembentukan kelas aset baru berupa token data, Vana menjembatani Web2 dan Web3 serta membuka jalan bagi ekonomi data berbasis AI yang revolusioner.
Selengkapnya di halaman VANA →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →