Perbedaan Terra USD dan Anoma: Terra USD diperdagangkan di Rp100,06 (kapitalisasi pasar Rp556,67M, volume 24 jam Rp14,54M), sedangkan Anoma diperdagangkan di Rp214,8 (kapitalisasi pasar Rp534,45M, volume 24 jam Rp109,13M). Perbedaan utamanya: Terra USD dan Anoma berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Terra USD 5,6B / 6,1B USTC (92%) dibanding 2,5B / 10B XAN (25%) milik Anoma. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra USD selama 56 Hari dan Anoma selama 4 Hari.
| USTC | XAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp556,67M | Rp534,45M |
Volume (24h) | Rp14,54M | Rp109,13M |
Suplai yang Beredar | 5,6B / 6,1B USTC (92%) | 2,5B / 10B XAN (25%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →Anoma adalah sistem operasi terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang membangun satu aplikasi yang dapat berjalan di berbagai blockchain. Arsitektur intent-centric-nya menyederhanakan kompleksitas infrastruktur, meningkatkan efisiensi pengembangan dan pengalaman pengguna. Anoma mendukung lapisan aplikasi terpadu yang membawa fungsi Web3 lebih dekat dengan kualitas pengalaman Web2.
Selengkapnya di halaman XAN →