Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ondo US Dollar Yield (USDY) vs World Liberty Financial (WLFI)

Ondo US Dollar YieldTrading
World Liberty FinancialTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ondo US Dollar Yield dan World Liberty Financial: Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.407 (kapitalisasi pasar Rp38,3T, volume 24 jam Rp5,06M), sedangkan World Liberty Financial diperdagangkan di Rp982,33 (kapitalisasi pasar Rp31,2T, volume 24 jam Rp415,72M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai World Liberty Financial dibatasi (31,8B / 100B WLFI (32%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ondo US Dollar Yield selama 20 Hari dan World Liberty Financial selama 27 Hari.

USDYWLFI
Kap. Pasar
Rp38,3TRp31,2T
Volume (24h)
Rp5,06MRp415,72M
Suplai yang Beredar
1,9B USDY31,8B / 100B WLFI (32%)
Typical Hold Time
20 Hari27 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

USDY
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 20 Hari
WLFI
14% Beli86% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 27 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Ondo US Dollar Yield

Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.

Selengkapnya di halaman USDY

Tentang World Liberty Financial

World Liberty Financial adalah protokol DeFi berfokus di AS yang menawarkan stablecoin berbasis USD sebagai alternatif privat dari CBDC. Tata kelolanya dijalankan melalui token WLFI, dengan suplai terbatas dan pembatasan hak suara untuk mencegah sentralisasi. Beroperasi sebagai korporasi Delaware, WLFI menyediakan layanan DeFi seperti pinjaman dan transfer lintas rantai, sambil menghadapi tantangan regulasi dan isu sentralisasi.

Selengkapnya di halaman WLFI