Perbedaan Tether USDT dan Zerobase: Tether USDT diperdagangkan di Rp17.838 (kapitalisasi pasar Rp3.269,23T, volume 24 jam Rp706,62T), sedangkan Zerobase diperdagangkan di Rp1.593 (kapitalisasi pasar Rp499,21M, volume 24 jam Rp139,32M). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 6548,8× kapitalisasi pasar Zerobase, dan suplai Zerobase dibatasi (315,6M / 1B ZBT (32%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tether USDT selama 84 Hari dan Zerobase selama 5 Hari.
| USDT | ZBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3.269,23T | Rp499,21M |
Volume (24h) | Rp706,62T | Rp139,32M |
Suplai yang Beredar | 183,2B USDT | 315,6M / 1B ZBT (32%) |
Typical Hold Time | 84 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →Zerobase adalah jaringan infrastruktur kriptografi yang memanfaatkan zero-knowledge proofs (ZKPs) dan trusted execution environments (TEEs) untuk menghadirkan staking yang privat, sesuai regulasi, dan terprogram. Zerobase mendukung zkStaking, zkLogin, dan ProofYield untuk institusi DeFi, privasi pengguna, dan strategi aset dunia nyata tanpa mengungkap data sensitif.
Selengkapnya di halaman ZBT →