Perbedaan Tether USDT dan Venus: Tether USDT diperdagangkan di Rp18.058 (kapitalisasi pasar Rp3.325,04T, volume 24 jam Rp1.044,43T), sedangkan Venus diperdagangkan di Rp50.206 (kapitalisasi pasar Rp820,81M, volume 24 jam Rp79,88M). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 4050,9× kapitalisasi pasar Venus, dan suplai beredar Tether USDT 184,4B USDT dibanding 16,4M XVS milik Venus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tether USDT selama 80 Hari dan Venus selama 39 Hari.
| USDT | XVS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3.325,04T | Rp820,81M |
Volume (24h) | Rp1.044,43T | Rp79,88M |
Suplai yang Beredar | 184,4B USDT | 16,4M XVS |
Typical Hold Time | 80 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →Venus (XVS) adalah pasar uang algoritmis dan protokol stablecoin sintetis yang diluncurkan secara eksklusif di Binance Smart Chain (BSC). Protokol ini memperkenalkan solusi pinjam-meminjam aset kripto yang mudah digunakan pada ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), memungkinkan pengguna untuk meminjam secara langsung dengan agunan berkecepatan tinggi dan tingkat kerugian lebih sedikit akibat biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman XVS →