Perbedaan Tether USDT dan WalletConnect: Tether USDT diperdagangkan di Rp18.071 (kapitalisasi pasar Rp3.342,25T, volume 24 jam Rp1.036,57T), sedangkan WalletConnect diperdagangkan di Rp784,71 (kapitalisasi pasar Rp329,27M, volume 24 jam Rp187,82M). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 10150,5× kapitalisasi pasar WalletConnect, dan suplai WalletConnect dibatasi (417,2M / 1B WCT (42%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tether USDT selama 80 Hari dan WalletConnect selama 22 Hari.
| USDT | WCT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3.342,25T | Rp329,27M |
Volume (24h) | Rp1.036,57T | Rp187,82M |
Suplai yang Beredar | 184,4B USDT | 417,2M / 1B WCT (42%) |
Typical Hold Time | 80 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →WalletConnect Network adalah platform terdesentralisasi yang menghubungkan pengguna ke aplikasi blockchain dengan mudah dan aman. Didukung oleh token WCT, platform ini mendukung ekosistem yang terus berkembang dan diluncurkan di Optimism untuk kinerja yang cepat dan aman.
Selengkapnya di halaman WCT →