Perbedaan USDS dan Boundless: USDS diperdagangkan di Rp17.854 (kapitalisasi pasar Rp175,11T, volume 24 jam Rp4,57T), sedangkan Boundless diperdagangkan di Rp674,21 (kapitalisasi pasar Rp211,68M, volume 24 jam Rp66,66M). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 827,2× kapitalisasi pasar Boundless, dan suplai beredar USDS 9,8B USDS dibanding 313,8M ZKC milik Boundless. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan USDS selama 12 Hari dan Boundless selama 14 Hari.
| USDS | ZKC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp175,11T | Rp211,68M |
Volume (24h) | Rp4,57T | Rp66,66M |
Suplai yang Beredar | 9,8B USDS | 313,8M ZKC |
Typical Hold Time | 12 Hari | 14 Hari |
USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →Boundless adalah protokol universal yang dirancang untuk menghadirkan teknologi zero-knowledge (ZK) ke setiap blockchain. Protokol ini memungkinkan node prover independen untuk menghasilkan ZK proof bagi blockchain Layer 1, aplikasi, rollup, dan infrastruktur di berbagai jaringan. Dengan memindahkan komputasi ke jaringan Boundless dan melakukan verifikasi proof di on-chain, Boundless memberikan lapisan konsisten untuk skalabilitas dan interoperabilitas tanpa perlu mengubah jaringan yang sudah ada.
Selengkapnya di halaman ZKC →