Perbedaan USDS dan Codatta: USDS diperdagangkan di Rp17.875 (kapitalisasi pasar Rp175,2T, volume 24 jam Rp4,56T), sedangkan Codatta diperdagangkan di Rp123,2 (kapitalisasi pasar Rp307,4M, volume 24 jam Rp16,39M). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 569,9× kapitalisasi pasar Codatta, dan suplai Codatta dibatasi (2,5B / 10B XNY (25%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan USDS selama 12 Hari dan Codatta selama 4 Hari.
| USDS | XNY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp175,2T | Rp307,4M |
Volume (24h) | Rp4,56T | Rp16,39M |
Suplai yang Beredar | 9,8B USDS | 2,5B / 10B XNY (25%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 4 Hari |
USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →Codatta adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mengubah pengetahuan manusia dan AI menjadi aset digital yang dapat dimiliki dan menghasilkan royalti. Kontributor dapat memecah data menjadi aset fraksional dengan potensi pendapatan berkelanjutan. Beroperasi di BNB Chain, Ethereum, dan Solana, Codatta menyediakan pelacakan asal data, lisensi, serta distribusi pembayaran otomatis untuk ekosistem AI dan DeSci.
Selengkapnya di halaman XNY →