Perbedaan USDS dan Walrus: USDS diperdagangkan di Rp18.072 (kapitalisasi pasar Rp181,38T, volume 24 jam Rp3,26T), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp561,43 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp64,6M). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 131,4× kapitalisasi pasar Walrus, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (50%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan USDS selama 9 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| USDS | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp181,38T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp3,26T | Rp64,6M |
Suplai yang Beredar | 10B USDS | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →