Perbedaan USDS dan Victoria VR: USDS diperdagangkan di Rp18.072 (kapitalisasi pasar Rp181,38T, volume 24 jam Rp3,26T), sedangkan Victoria VR diperdagangkan di Rp31 (kapitalisasi pasar Rp520,88M, volume 24 jam Rp18,56M). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 348,2× kapitalisasi pasar Victoria VR, dan suplai Victoria VR dibatasi (16,8B / 16,8B VR (100%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan USDS selama 9 Hari dan Victoria VR selama 7 Hari.
| USDS | VR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp181,38T | Rp520,88M |
Volume (24h) | Rp3,26T | Rp18,56M |
Suplai yang Beredar | 10B USDS | 16,8B / 16,8B VR (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →Victoria VR adalah dunia realitas virtual (VR) multiplayer masif yang dibangun dengan grafis realistis di atas blockchain. Ekosistem ini menawarkan lingkungan imersif untuk gaming, sosial, dan perdagangan virtual. VR adalah token asli yang digunakan untuk semua transaksi dalam game, pembelian aset, serta staking.
Selengkapnya di halaman VR →